Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

11 ribu personil TNI/Polri siap amankan Pemilu di Papua

Suasana rapat pimpinan daerah (Rapimda) TNI/Polri – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Sebanyak 11 ribu personil TNI/Polri akan dipersiapkan untuk mengamankan jalannya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) Presiden dan Legislatif, di Bumi Cenderawasih.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Martuani Sormin, mengatakan dari Polri , tercatat ada 7.500 personil, sedangkan Kodam XVII Cenderawasih 3.500 personil.

“Soal BKO sudah ada, baik Satgas Bimas Noken maupun Nemangkawi. Mereka ada di sini untuk bantu kami, tapi yang secara langsung terlibat pengamanan Pemilu 11 ribu personil, namun bisa saja setiap saat bertambah,” kata Martuani usai rapat pimpinan daerah (Rapimda) TNI/Polri, di Jayapura, Rabu (27/2/2019).

Rapimda digelar untuk menyamakan persepsi antar pimpinan TNI/Polri, dalam rangka pengamanan Pileg dan Pilpres di Papua yang akan berlangsung pada 17 April 2019.

“Kesamaan visi misi sangat bermanfaat, sehingga anak buah di lapangan tidak ragu-ragu menjalankan tugas, karena tahu apa yang menjadi tugas pokoknya,” ucapnya.

Loading...
;

Soal prosedur perbantuan personil TNI, menurutnya dasar hukumnya yakni melalui MoU antar Panglima TNI dan Kapolri.

Hanya saja, yang jadi masalah krusial adalah soal anggaran. Karena masing-masing instansi TNI/Polri sudah langsung secara vertikal didukung dari Markas Besar (Mabes), sehingga ketika terjadi perbantuan di wilayah Polda Papua, masing-masing institusi dalam hal ini Kodam XVII Cenderawasih memberikan perbantuan dengan anggaran rutin masing-masing.

“Jadi dikumpulkannya para pimpinnan TNI/Polri saat ini, supaya mereka tahu apa yang menjadi tanggung jawabnya. Intinya, TNI/Polri haris solid dalam pengamaman Pileg dan Pilpres di Papua, karena polisi tanpa bantuan TNI dan pemerintah daerah tidak mungkin akan bisa melakukan pengamanan ini,” katanya.

“Lokasi rawan yang kami perkirakan yaitu daerah yang tidak ada transportasi, komunikasi, ada kelompok bersenjata dan lainnya,” sambungnya.

Panglima Kodam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring mengatakan TNI/Polri sudah memiliki sistem bagaimana mengamankan Pemilu Presiden dan Legislatif.

“Beberapa waktu lalu, kami juga sudah kumpul bersama stakeholder lainnya, semua masalah akan kami coba siasati pelan-pelan, baik dari Panwaslu maupun Bawaslu,” kata Yosua.

Soal personil, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak yang diminta, bahkan pihaknya sudah menyiapkan anggota lebih dari pada itu.

“TNI kan ada darat, laut dan udara, sehingga yang namanya anggota cadangan pasti ada. Tinggal menunggu Polri atau Pemda mintanya berapa, kami siapkan,” ucapnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top