Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

16 Hari Perempuan Bicara Hak Asasi Manusia

poster kampanye 16 hari anti kekerasan terhadap perempuan. – JUBI/IST

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Memperingati hari Hak Asasi Manusia, elemen organisasi Non Pemerintah dan individu-individu  yang terhimpun Koalisi Masyarakat Sipil untuk kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan telah menyelenggarakan kampanye anti kekerasan terhadap perempuan sejak tanggal 25 November hingga tanggal 10 Desember 2019.

Kampanye 16 hari Anti Kekerasan Terhadap perempuan dilakukan karena kepedulian dan keprihatinan akan kondisi perempuan dan anak di Papua dan Papua Barat yang minim dari perhatian pemerintah serta terus menjadi objek kekerasan di ranah domestik dan publik. Kegiatan yang dilakukan sebagai gerakan bersama  jaringan masyarakat sipil dan komunitas bertujuan  untuk menggalang dukungan publik terhadap situasi perempuan di Papua dan Papua Barat agar  terbangun  ruang aman bagi perempuan di wilayah domestik dan publik. Hingga saat sekarang ini kekerasan terhadap perempuan, kekerasan dalam rumah tangga dan kekerasan akibat konflik masih terjadi di sekitar dan kita masih terus menutup mata akan hal itu.

Kampanye 16 Hari Anti kekerasan terhadap perempuan  koalisi bersama ini telah menyelenggarakan kegiatan, antara lain pembukaan Posko Konsultasi dan Pengaduan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan, liputan isu perempuan dan publikasi opini terkait isu perempuan, pemutaran film di komunitas-komunitas anak muda dan Gereja, workshop tentang  kesehatan reproduksi, workshop tentang perempuan dan perdamaian,  bedah buku, “Sa Ada Di Sini”,  jejak petualang dan story telling, diskusi perempuan lintas denominasi gereja, konten medsos tentang peristiwa kekerasan di Paniai dan kampanye pada puncak peringatan hari HAM pada 10 Desember 2019 di Jayapura. Selain di Kota Jayapura, kegiatan juga dilaksanakan bersama-sama dengan pengungsi Nduga di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. Di lokasi pengungsian masyarakat Nduga Kampung Ilekma Wamena, koalisi melaksanakan diskusi-diskusi dan penguatan serta menyalakan lilin untuk memperingati 1 tahun kehidupan di pengungsian.

Kampanye dengan tema Perempuan bergerak selamatkan manusia Papua merupakan tanggung jawab dan komitmen untuk memperjuangkan hak-hak perempuan. Latifa Anum Siregar, SH Direktur ALDP mewakili Koalisi mengapresiasi dan memberi dukungan atas kegiatan yang telah dilakukan bersama-sama.

Puncak kegiatan Kampanye 16 Hari anti kekerasan terhadap perempuan di Papua – Jubi/IST

“Rangkaian aktivitas yang beragam sebagai bagian dari komitmen untuk memperjuangkan hak-hak perempuan dalam berbagai aspek. Di masa mendatang koalisi ini agar makin kuat untuk melakukan agenda-agenda strategis ke depan bagi perempuan di Papua,” kata Latifa Anum Siregar, SH.

Loading...
;

Sementara Pdt. Magdalena dari KPKC Sinode GKI di Tanah Papua mengapresiasi partisipasi semua unsur masyarakat yang turut serta bersama-sama dalam agenda kegiatan yang dilaksanakan. Partisipasi masyarakat diharapkan mendorong setiap individu, laki-laki maupun perempuan menyadari haknya dan membantu orang lain untuk memperoleh hak-haknya.

“Poin dari kampanye tahun ini cukup banyak dilakukan oleh semua unsur masyarakat, menurut kami sangat baik jika terus dilakukan agar publik tahu akan haknya dan ikut menolong orang lain memperoleh haknya”

Puncak kegiatan Kampanye 16 Hari anti kekerasan terhadap perempuan akan dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2019 yang dipusatkan di Dewan Kesenian Tanah Papua, Jayapura. Pada puncak acara agenda – kegiatan Koalisi seperti pentas musik dan para-para perempuan, stand up comedy bersama Yewen, dan fragmen.(*)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top