Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

17 orang tewas dalam aksi demo siswa di Wamena, Papua

Aksi pelajar di Kota Wamena, Senin (23/9/2019) – IST

Jayapura, Jubi – Warga sipil yang meninggal akibat aksi demo anarkis, Senin (23/9/2019) yang diduga berawal dari isu rasisme tercatat 17 orang, demikian diungkapkan Komandan Kodim (Dandim) 1702/Wamena Letkol Inf Chandra Diyanto.

Dandim mengakui, warga sipil yang meninggal itu akibat luka benda tajam dan warga yang menjadi korban kebakaran.

Selain 17 orang meninggal, tercatat 65 warga yang mengalami luka-luka dan saat ini dirawat di RSUD Wamena.

Ketika ditanya tentang situasi keamanan, Dandim Wamena mengaku relatif sudah kondusif namun anggota TNI-Polri masih berjaga-jaga di sejumlah kawasan.

“Secara keseluruhan situasi sudah relatif aman namun anggota masih terus berjaga-jaga,” kata Letkol Chandra yang dihubungi melalui telepon selularnya dari Jayapura, Senin (23/9/2019).

Loading...
;

Aksi demo yang diduga dipicu isu rasisme itu sempat melumpuhkan aktifitas masyarakat di Wamena. Bahkan pendemo dilaporkan melakukan pembakaran dan perusakan terhadap sejumlah fasilitas milik pemerintah dan swasta, termasuk kendaraan bermotor.

Sementara itu, sebanyak 318 orang pendemo saat ini diamankan di Mako Brimob Polda Papua, pasca aksi demo yang berakhir anarkis di kawasan Waena, Jayapura.

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja di Jayapura, Senin petang, mengakui, ratusan pendemo yang diamankan itu saat ini masih diperiksa secara intensif.

Sampai saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka karena masih diperiksa penyidik, kata mantan Kapolda Papua Barat. (*)

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top