HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

20 Mahasiswa UNS Surakarta KKN di Kampung Kimi

Mahasiswa UNS sedang memperkenalkan kincir air kepada anak – anak kampung Kimi Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Sebanyak 20 orang Mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua. KKN tersebut adalah yang ketiga kalinya dilakukan perguruan tinggi itu.

Koordinator KKN, Yusuf Arifin mengatakan timnya melaksanakan KKN sejak 4 juli sampai 13 Agustus 2019 mendatang. Tujuannya, menghasilkan sarjana yang menghayati permasalahan masyarakat dan mampu memberi solusi persoalan.

“Ada tiga program utama di kampung Kimi, yakni pendidikan, kesehatan dan pariwisata,” katanya saat ditemui Jubi di Kimi. Jumat (02/08/2019).

Dikatakan Yusuf, pendidikan sangat penting bagi untuk anak – anak. Apalagi masyarakat yang tinggal di daerah perdesaan bahkan terpencil. Sehingga, perlu memberikan pengetahuan, membangun karakter dan banyak– banyak memberikan pencerahan.

Loading...
;

Program parawisata di Nabire dinilainya sangat potensial. Salah satunya adalah wisata hiu paus. Pihaknya mendorong salah satu tempat wisata di Kampung Kimi yang sedang gencar – gencarnya dibangun melalui BUMDes kampung.

“Termasuk kesehatan. Ada ceramah dan pemahaman tentang bahaya HIV kepada siswa –siswa. Jadi kami memberikan pemahaman baik kepada warga, aparat kampiung dan anak sekolah,” jelasnya.

Yusuf bilang, penduduk Kampung Kimi sangat ramah dan menerima kehadiran mahasiswa UNS. Selain itu, program dari mahasiswa juga diterima dengan baik.

Di tempat yang sama, salah seorang mahasiswa KKN, Mesiana Lisnawati menambahkan sejauh ini sudah ada tiga angkatan dari UNS yang sudah melakukan KKN di Kampung Kimi.

Pihaknya ingin mengetahui dan belajar tentang budaya Papua. Selain itu, Nabire merupakan daerah yang strategis, baik melalui jalur darat dan laut.

“Pilihannya jatuh di Nabire sesuai tiga program dalam KKN. Kota strategis bagi beberapa kabupaten ke pedalaman. Walau pun tidak ke pedalaman, tapi bisa jumpa orang – orangnya di Nabire,” tambahnya.

Seorang warga, Emanuel Mandabayan sangat senang dengan kehadiran mahasiswa UNS. Dia menilai, tiga kali KKN di kampungnya telah membuahkan hasil salah satunya program BUMDes yang sedang digalakkan.

“Kami di sini sangat senang. Banyak bertukar pikiran dengan mahasiswa, termasuk BUMDes di batu gantung,” tandasnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top