Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

26 OAP belajar ke Rusia, 14 orang dapat beasiswa S2

Gubernur Papua Lukas Enembe didampingi Kabiro Otsus Aryoko Rumaropen berbincang dengan Direktur PLI Samuel Tabuni serta perwakilan orang tua – Jubi/David Sobolim.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe secara resmi melepas 26 putra/putri orang asli Papua (OAP) untuk melanjutkan kuliah ke Rusia. 14 orang diantaranya melanjutkan program Pasca Sarjana (S2) dan 12 orang lainnya mengambil program studi S1.

“Hari ini kami melepas 26 putra putri asli Papua untuk melanjutkan studi ke Rusia. 14 orang melanjutkan program pasca sarjana (S2) dan mendapat beasiswa langsung dari Pemerintah Federasi Rusia. Sedangkan 12 anak lainnya kuliah S1 dibiayai dari Pemprov Papua,” kata Lukas Enembe saat melepas siswa unggul Papua kepada pemerintah Rusia tahun ajaran 2019-2020 kerjasama Pemerintah Provinsi Papua dan Papua Language Institute (PLI), bertempat di gedung Negara Dok V Jayapura, Jumat (27/9/2019).

Lukas Enembe mengatakan, pemberian beasiswa bagi anak-anak Papua itu merupakan penghormatan dari Pemerintah Federasi Rusia kepada salah seorang peneliti  atas jasa dan karya penilitiannya yang fokus dilakukan di Timor Leste, Papua dan Papua New Guinea (PNG).

“Informasi yang saya terima, seorang peniliti yang fokus di Timor-timur, Papua dan PNG dia yang buat program ini (beasiswa). Sehingga jasa-jasanya dihargai pemerintah Rusia untuk membiayai anak-anak di Timor-timur, Papua dan PNG  melalui Kedutaan Rusia lewat atase pendidikan dan kebudayaan Rusia,” kata Gubernur Enembe.

Loading...
;

Enembe berharap, kerjasama pendidikan antara Pemerintah Federasi Rusia dan Pemerintah Papua Indonesia dapat mendorong peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) asli Papua.

“Doa kami, Pemerintah Rusia senantiasa terus mendidik anak anak Papua menjadi ilmuan ilmuan hebat bagi kemajuan Tanah Papua dan Negara Kesatuan Republok Indonesia tercinta,”harapnya.

Putra-putri Papua yang dikirim tersebut diminta dapat menempatkan diri dan mampu bersosialisasi dengan baik kepada  masyarakat di negara yang berjuluk Negeri Beruang Putih itu, maupun sesama mahasiswa di tempat perkuliahannya.

“Anak-anakku sekalian tugas kalian hanya belajar, belajar dan belajar. Kalian harus mampu menempatkan diri dengan kehidupan sosial masyarakat disama maupun ditempat perkuliahan. Tidak boleh ikut kegiatan-kegiatan yang lain. Kalian hanya sekolah dan belajar,” pinta Enembe.

Sementara itu Kepala Biro Otonomi Khusus Setda Papua, Aryoko AF Rumaropen mengatakan pada tahun 2015-2016, Pemprov Papua telah mengirimkan tujuh pelajar Papua untuk menimba ilmu di Rusia.

Enam orang kuliah program S1 sedangkan satu orang melanjutkan program S3 atas nama John Alexander Gobay dan sudah menyelesaikan studinya.

“Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Otonomi Khusus telah memantau perkembangan anak-anak kita di Rusia dan mereka cukup baik dalam menjalani dan menyelesaikan pendidikan,” kata Aryoko Rumaropen. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top