Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Masyarakat harus menahan diri dan tidak mudah terpancing

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat diwawancarai media – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi saat ini di Waena Kota Jayapura maupun Wamena Ibu Kota Jayawijaya, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, meminta kepada warganya untuk menahan diri dan tidak terpancing dengan isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Kepada semua tokoh masyarakat, baik pihak adat, gereja, masjid, dan pemerintahan di tingkat bawah sekalipun agar selalu melakukan koordinasi dan identifikasi persoalan di tengah masyarakat, dan memastikan situasi dalam kondisi yang aman,” kata Bupati Awoitauw di Sentani, Senin (23/9/2019).

Menurutnya, untuk aman dan damai di sebuah daerah ditentukan oleh masyarakatnya sendiri. Tidak mungkin orang lain yang datang untuk memberikan keamanan di sini.

Dikatakan, dari persoalan yang sedang terjadi saat ini, mungkin saja ada oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan dari apa yang dilakukan saat ini. Tetapi apapun itu bentuknya, daerah ini adalah tanggung jawab semua masyarakat yang tinggal di bumi Khena Mbai Umbai.

Loading...
;

“Pihak kemanan hanya alat saja yang dipergunakan untuk mencegah segala sesuatu yang tidak kita kehendaki bersama, tetapi upaya awal untuk aman ada di tangan kita yang mendiami daerah ini,” jelasnya.

Untuk itu, Bupati Jayapura berharap agar semua pihak tetap waspada dan menjaga kondisi kamtibmas di setiap lingkungan, dengan tetap mengedepankan aturan dan hukum yang berlaku.

“Ada hal-hal yang dianggap mencurigakan, jangan main hakim sendiri, ada petugas keamanan yang punya hak untuk mengamankan dan memberikan ganjaran sesuai hukum yang berlaku,” harapnya.

Sementara itu, Boaz Enok, tokoh masyarakat di Kabupaten Jayapura, meyakini masyarakat di daerah ini sudah cukup cerdas dan memahami apa yang harus dilakukan.

“Kebanyakan dari kita tidak suka ikut-ikutan. Mereka juga sadar bahwa usaha dan kerja untuk menghidupi kelurga mereka lebih penting dari pada ikut ramai dengan kegiatan yang tidak ada untungnya,” ungkap Boaz, yang juga Kepala Suku Kampung Sosiri. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top