Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

49 Cabor di PON 2020? Ini kata KONI

Suasana Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar KONI Provinsi Papua yang berlangsung di Sahid Hotel – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Rapat Anggota Tahunan (RAT) yang digelar Komite Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua yang berlangsung di Sahid Hotel sejak 1 hingga 2 Maret 2019 akan memutuskan sejumlah cabang olah raga (Cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Rapat anggota tahunan KONI Papua yang dihadiri seluruh KONI Kabupaten/Kota, Pimpinan Pengprov Cabor, PB PON Papua, KONI Pusat dan Kemenpora ini akan membahas sejumlah hal penting dan finalisasi penetapan cabor sekaligus nomor-nomor yang akan dipertandingkan, pelaksanaan TC, baik di dalam atau di luar negeri. Hingga jumlah honor yang akan diberikan kepada atlet-atlet PON nantinya.

Wakil Ketua KONI Pusat Suwarno mengatakan, hasil rapat yang akan diputuskan dalam rapat ini nantinya akan dibawa dalam rapat anggota KONI pusat yang akan datang.

Dirinya juga mengusulkan jumlah cabor PON yang akan dipertandingkan sebanyak 49.

Loading...
;

“Kalau kita maunya sih 49 cabor karena cabor bowling di sini mungkin karena anggarannya terbatas tidak akan diadakan. Harapan KONI mestinya bisa 49,” katanya kepada wartawan di Jayapura, Jumat (1/2/2019) malam.

Menurut Suwarno, arung jeram, bola tangan, panjang tebing yang tidak membutuhkan banyak anggaran dan atlet yang banyak, terjun payung dan gantole yang merupakan dua sub cabor aero sport juga perlu dimasukkan.

“Kita berharap ini nantinya akan menjadi bahan untuk kita bawa ke rapat anggota, kan ada perubahan, kalau tadinya Papua setuju dengan 50 cabor, oke tidak masalah, tapi kalau maunya dikurangi mudah-mudahan kita bisa selesaikan ini dan akan kita bawa lagi dalam rapat anggota KONI,” ujarnya.

Suwarno menambahkan, Papua mengalami keterlambatan dalam menyiapkan atlet, untuk itu dia menyarankan harus memanfaatkan waktu yang tersisa dengan maksimal untuk melakukan sejumlah koordinasi dengan pihak terkait agar tak terjadi masalah kedepannya.

“Jangan sampai ada masalah nanti kaitannya dengan mutasi dan lain sebagainya, selesaikan secara tuntas agar nanti tidak menjadi masalah di tim keabsahan maupun di dewan hakim pada saat pertandingan,” katanya.

Di tempat yang sama Plt Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Daud Ngabalin mengatakan, Gubernur Papua menginginkan daerah ini masuk dalam lima besar perolehan medali pada PON XX, 2020 mendatang.

“Kita dituntut lebih efektif mengelola waktu yang tersisa untuk bekerja lebih aktif dan efisien mempersiapkan cabang olahraga dan nomor yang dipertandingkan pada PON nanti,” ujarnya.

Kata Daud, kehormatan suatu daerah di tingkat Nasional salah satunya ditentukan oleh prestasi olahraga dari para atletnya yang meraih medali emas, perak dan perunggu pada multi event empat tahunan tersebut.

“KONI Papua telah melakukan evaluasi secara komprehensif terkait dengan kemajuan dan kegagalan kita pada PON yang sudah kita lalui, maka untuk memantapkan persiapan, kita perlu laksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk menyatukan persepsi dan program kegiatan tahun 2019 menuju PON XX tahun 2020,” katanya. (*)

 

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top