Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

87 warga memilih kembali ke Wamena

Pemulangan warga dari Jayapura ke Wamena dengan menggunakan Herkules-Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Sebanyak 87 warga yang bermukim di Wamena dan memilih untuk mengungsi ke Jayapura pasca kejadian 23 September 2019, akhirnya memilih untuk kembali.

87 warga tersebut diangkut dengan pesawat Hercules TNI AU, Rabu (9/10/2019) dan diterima oleh bupati bersama Forkopimda Jayawijaya di Apron 2 Bandara Wamena.

Kata Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, kepulangan 87 warga ini dilepas langsung oleh Menkopolhukam, Wiranto dari Sentani. Hal ini menurutnya sesuai dengan pernyataan sikap warga yang bertahan di Jayawijaya untuk mengajak keluarganya kembali.

Menurut dia, kepulangan pengungsi ini akan kembali didata dan bagi mereka yang sudah tidak punya tempat tinggal akan ditampung di gedung Tongkonan.

Loading...
;

Untuk jaminan keamanan, Dandim dan Kapolres sudah menempatkan anggotanya di berbagai titik yang masih kosong. Hercules yang mengangkut warga ini dijadwalkan melakukan dua kali penerbangan, kata Banua.

Dia mengatakan, pemerintah tengah berupaya membangun rumah sementara sebanyak 100 unit untuk warga rumahnya terbakar, sementara untuk bantuan pembangunan yang diberikan juga ada dan akan segera dibangun.

“Ada 100 unit dan ada juga yang dibangun dari Kementrian Sosial dan PUPR untuk membangun Ruko-ruko yang terbakar sehingga terkait semua,” katanya.

Pihaknya juga memastikan, tidak ada lagi warga dari Wamena yang mengungsi ke luar. Dia harap Detasemen TNI AU Wamena dapat melihat dan membedakan mana warga yang mengungsi mana yang memang ada urusan untuk ke Jayapura.

“Kalau ada penumpang yang memang ada kebutuhan ke Jayapura karena urusan pribadi dengan gunakan Hercules silahkan, tetapi jangan dijadikan data sebagai warga yang mengungsi,” ujar Banua.

Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Jayawijaya, Yohanes Tuku saat menjemput warganya tersebut mengatakan, sejak kejadian hingga kini ada 9 ribu warga Toraja yang keluar dari Wamena.

Namun baru 200-an orang yang kembali ke kampung halaman mereka dan masih ada sekitar 1.700-an orang lainya yang ingin kembali ke Toraja.

“Warga Toraja belum semuanya kembali ke Wamena, yang sudah kembali ke Wamena belum tahu berapa totalnya karena harus didata lagi,” ujarnya.
Sementara warga yang telah kembali ke Wamena, Depan Sitorus, mengaku ia berada di pengungsian di Rindam Sentani selama 14 hari, sebelum kembali lagi ke Wamena.

Rumahnya telah habis terbakar sehingga ia memilih untuk menenangkan diri ke Jayapura.

“Kami dengar sudah ada jaminan keamanan dan Wamena sudah kondusif, sehingga kami kembali. Belum tahu juga di sini akan tinggal dimana, lihat nanti saja,” kata dia. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top