Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ada dua versi komposisi pengurus KONI Kabupaten Jayapura

Bupati Jayapura dan Ketua harian KONI Kabupaten Jayapura, Frans Yocku, bersama pengurus dan puluhan atlet yang siap berlaga di PON XX tahun 2020 – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Ketua Harian KONI Kabupaten Jayapura, Frans Yocku, mengatakan hasil penyusunan komposisi Badan Pengurus KONI Kabupaten Jayapura oleh formatur hasil Musorkab KONI Kabupaten Jayapura pada 26 April lalu telah diubah di tengah jalan.

Menurutnya, komposisi baru yang dimasukan dalam format yang disusun oleh Badan Formatur hasil Musorkab adalah nama-nama yang sama sekali tidak hadir dalam Musorkab yang dilaksanakan.

“Dalam hasil musorkab kemarin, ketua umum dan ketua harian sudah sepaket, lalu terbentuk badan formatur yang berisikan lima anggota, tugasnya adalah menyusun komposisi pengurus baru. Setelah komposisi pengurus dibuat, ada rapat anggota untuk mendapat legitimasi terhadap komposisi tersebut dengan bukti adanya berita acara pengesahan. Selanjutnya komposisi tersebut dilaporkan ke KONI Papua,” jelas Frans Yocku, saat ditemui di Sentani, Kamis (25/7/2019).

Frans Yocku juga mengatakan dirinya bersama anggota badan pengurus pada 19 Juli lalu telah mendatangi KONI Papua minta KONI Papua meninjau kembali sekaligus membatalkan komposisi badan pengurus yang tidak melalui hasil Musorkab KONI Kabupaten Jayapura.

Loading...
;

“Komposisi pengurus yang diberikan oleh badan formatur hasil musorkab adalah komposisi yang tanpa ada kop surat, nomor surat ,dan juga stempel karena belum ada surat keputusan dan pelantikan terhadap komposisi itu. Ini yang agak aneh, sebenarnya ada apa dibalik semua ini,” ungkapnya dengan nada kesal.

Yocku menuturkan KONI Kabupaten Jayapura sudah delapan tahun bekerja. Ada banyak hal yang dilakukan untuk memajukan dunia olahraga di daerah ini. Tetapi melihat kondisi seperti ini, sangat disayangkan ada oknum-oknum yang mencari kesempatan melalui organisasi terbesar ini untuk kepentingan pribadi.

“Dalam waktu dekat kami akan kembali melakukan rapat anggota untuk mengklarifikasi komposisi pengurus yang diusulkan ke KONI Papua tanpa melalui hasil musorkab,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Steering Comite Koni Papua, Alpius Demena, ketika dikonfirmasi terkait hal ini mengaku sama sekali tidak tahu.

“Komposisi yang diberikan kepada KONI Papua adalah hasil musorkab yang lalu. Kalau di luar dari komposisi tersebut maka ketua berhak untuk menggelar rapat anggota mengklarifikasi komposisi yang diusulkan,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top