Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ada kantong plastik berisi bangkai ayam di Asrama Yameewa Paniai Jayapura

kantong plastik berisi bangkai ayam yang ditemukan di depan asrama Mahasiswa Paniai di Jayapura. Jubi/Hengky Yeimo

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Asrama mahasiswa Yamewa Paniai di Jayapura menemukan  kantong plastik berisi bangkai anak ayam tiga ekor yang sudah berbau busuk dan berbelatung. Kejadian itu terjadi padaSelasa, 17 September 2019 pukul 04.40-05.00 Waktu Papua.

Salah seorang penghuni Asrama Yameewa Paniai, Adreson Yeimo menceriterakan tidak ada yang tahu siapa pihak yang membuang kantong plastik berisi bangkai itu. Dirinya bersama dengan salah seorang teman, masuk asrama sekitar pukul 12.00 malam.

“Kami setelah dari rumah teman pulang ke asrama itu, tidak menemukan apapun. Teman saya ini karena mengantuk dia langsung masuk tidur dikamarnya. Saya berpikir bahwa teman -teman saya semua sudah tidur jadi saya harus bangun. Sepanjang malam saya duduk di pos Satpam, tidak ada orang yang lewat,” katanya kepada Jubi, Rabu (18/9/2019).

Adreson mengatakan pada pukul 04.30 subuh, dia pun masuk untuk beristirahat. Tapi karena pintu gerbang belum tertutup rapat, persis jam 05.00 WP dia keluar lagi untuk tutup pintu.

Loading...
;

“Setelah jam 05.00 subuh, itu baru saya lihat ada plastik. Jadi di dalam itu ada isi apa itu saya tidak cek. Karena posisinya saya sudah mengantuk berat jadi saya langsung tidur,” katanya.

“Saya juga tidak melihat seorang pun yang lewat atau melempar plastik ke halaman asrama Yamewa Paniai di Perumnas tiga, ” katanya.

Andreson bangun pada pukul 08.00 WP, karena teman yang menjemputnya. Mereka rencana akan ke Sentani. Saat keluar itulah dia mulai penasaran dengan apa isi kantong plastik itu. Ia pun membuka plastik itu . Ternyata di dalamnya ada bangkai ayam penuh belatung. “Langsung saya kasih tinggal. Karena mau antar teman, saya buru buru langsung jalan,” katanya.

Yeimo mengatakan, setelah kembali ke asrama dirinya masih lihat kantung plastik itu masih ada di tempat semula. Belum ada yang membuangnya.

Salah seorang senior asrama mahasiswa Ito Tebay mengecam perlakuan tersebut. Dia menduga hal itu disengaja sebagai bentuk teror. “Terkutuk bagi siapapun yang melempar masuk ke dalam asrama. Ini asrama tempat mahasiswa menimba ilmu. Jadi stop intimidasi atau teror,” katanya.(*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top