Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ada tersangka baru di rusuh Wamena

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol A.M. Kamal – Jubi/Arjuna Pademme.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jubi, Jayapura – Kepolisian Resor Jayawijaya, Papua kembali menetapkan satu tersangka baru demonstrasi rusuh di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya pada 23 September 2019.

Juru bicara Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal mengatakan tersangka baru tersebut berinisial LE, yang ditangkap di daerah Yapis Kota Wamena beberapa hari lalu.

“Untuk kasus Wamena, kemarin sebanyak 12 tersangka, sekarang ada 14 tersangka. Ini tidak terlepas dari bantuan CCTV yang ada di Kota Wamena. Dari bukti-bukti dan petunjuk yang dikumpulkan serta keterangan saksi, sehingga LE dapat kita tangkap,” kata Kombes Pol A.M Kamal dalam keterangan persnya, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, polisi juga berhasil menangkap satu dari tiga tersangka yang masuk daftar pencarian orang atau DPO, yakni berinisial B. Ia ditangkap di sekitar Homehome, pinggiran Kota Wamena pada Selasa (8/10/2019).

Loading...
;

“Peran LE termasuk memprovokasi melakukan kekerasan terhadap barang dan orang di Wamena. Kami masih dalami apakah (LE) mahasiswa, atau anggota organisasi tertentu. Hingga kini masih dua orang tersangka masuk DPO,” ujarnya.

Katanya, selama dua bulan terakhir sebanyak 93 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam insiden di sejumlah daerah di Papua di antaranya Deiyai, Timika, Kota Jayapura, Wamena dan Pegunungan Bintang.

“Untuk situasi Kamtibmas di Papua pada umumnya kondusif. Semoga ke depan lebih kondusif agar aktivitas masyarakat di Papua semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Andris satu diantara warga Wamena yang pasca-kejadian mengungsi ke rumah kerabatnya di Jayapura selama beberapa pekan mengatakan, ia bersama kedua anak dan istrinya berencana kembali ke Wamena dalam waktu dekat.

“Sedang tunggu jadwal keberangkatan. Katanya sudah aman di sana (Wamena),” kata Andris kepada Jubi.

Menurutnya, saat kejadian rumah toko yang disewanya luput dari amuk massa. Namun ia memilih mengungsi sementara ke Jayapura karena khawatir terjadi aksi susulan. (*)

Editor: Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top