Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Ahli berperan bebaskan Biak Numfor dari malaria

Nyamuk Anopheles penyebar malaria – pixabay.com.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Biak, Jubi – Dinas Kesehatan (Dinkes) Biak Numfor, saat ini memiliki seorang ahli malaria berkualifikasi internasional. Keberadaan peneliti bersertifikat Badan Kesehatan Dunia (WHO) tersebut dianggap sangat membantu upaya penanggulangan endemik malaria di Biak Numfor.

“Saat ini hanya ada dua peneliti malaria di Papua. Seorang, di antaranya ialah pegawai Dinkes Biak Numfor. Keberadaan peneliti sangat membantu upaya penyiapan tenaga kesehatan sehingga mereka mampu mendeteksi malaria,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinkes Biak Numfor Ruslan Epid, Minggu (17/11/2019).

Peneliti malaria tersebut ialah Yayan Susanti. Keahliannya dinilai berkontribusi besar dalam menurunkan angka kesakitan malaria di Biak Numfor.

“Yayan Susanti sering diundang WHO dan Kementerian Kesehatan sebagai narasumber pelatihan penanganan malaria di tingkat nasional. Dalam waktu dekat ini, dia kembali menjadi instruktur pelatihan di Jakarta,” jelas Ruslan.

Loading...
;

Kasus malaria  terus menurun dalam lima tahun terakhir di Biak Numfor. Data dinkes setempat mencatat prevalensi malaria yang sebanyak 14,44 untuk setiap 1.000 penduduk pada 2015 turun menjadi 0,79 pada tahun ini. Biak Numfor pun dikategorikan sebagai daerah hijau atau bebas dari endemik malaria di Papua. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top