HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Akhirnya, tiket tambahan kapal putih mulai dijual Senin ini!

Ilustrasi KM Ceremai – pelni.co.id

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Setelah sempat menyatakan hanya akan menjual tiket berdasarkan ketersediaan tempat tidur, PT Pelayaran Nasional Indonesia  akhirnya akan menjual tiket tanpa nomor tempat tidur pada musik mudik lebaran 2019. Hal itu dinyatakan Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro dalam siaran pers yang diterima Kantor Berita Antara, Senin (20/5/2019). Tiket tambahan tanpa nomor tempat tidur itu mulai dijual pada Senin pukul 10.00 WIB, atau pukul 12.00 WP.

“Semula Pelni memberlakukan pengaturan penjualan tiket 1 orang 1 tempat tidur atau one man one seat di seluruh kapal. Namun, karena permintaan cukup tinggi, atas persetujuan Kementerian Perhubungan, PELNI dapat menjual tiket non seat. Penambahan penjualan tiket non seat tetap menjamin keamanan dan keselamatan konsumen,” kata Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro dalam siaran persnya.

Dia mengatakan, penumpang kapal Pelni dalam 4 bulan terakhir pada hari-hari biasa mengalami kenaikan cukup signifikan dari 852.255 menjadi 1.172.143 pelanggan atau naik rata-rata 38 persen per bulan dibanding tahun 2018 lalu. “Pada angkutan Lebaran permintaan angkutan cukup tinggi. Kami menampung aspirasi masyarakat, Kementerian Perhubungan telah menyetujui penambahan penjualan tiket non seat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sebelumnya, para calon penumpang kapal laut di Jayapura kebingungan mencari tiket kapal putih pada musim mudik lebaran. Pada Selasa (14/5/2019) lalu, warga Jayapura bernama Musrinmengaku kecewa karena loket tiket di Kantor PT Pelni Jayapura menyatakan tiket penumpang habis hingga 28 Mei mendatang. Padahal Musrin berencana pulang kampung dengan kapal laut PT Pelni bersama seluruh anggota keluarganya.

Loading...
;

Musrin menyebut banyak penumpang lainnya juga tidak bisa membeli tiket dari loket PT Pelni Jayapura. “Saya juga berpapasan dengan penumpang lainnya yang mau mudik ke Makasar, dan mereka juga tidak kebagian tiket. Ini yang harus ditanyakan kepada pemerintah (kenapa tiket dinyatakan ada, tetapi loket menyatakan tiket habis?)” kata Musrin kala itu.

Kini, dengan kebijakan menjual tiket tanpa nomor tempat tidur, PT Pelni bisa melayani calon penumpang seperti Musrin. Siaran pers Yahya menyatakan penjualan tiket non seat akan dilakukan di seluruh cabang, agen-agen penjualan tiket, dan chanelling secara online yang bekerja sama dengan Pelni. Belum diperoleh informasi rinci berapa tambahan tiket yang tersedia untuk para pemudik dari Jayapura dan Papua.

Yahya mengatakan, penjualan ini akan dimulai Senin hari ini pukul 10.00 WIB. Pemberian toleransi penambahan penjualan tiket non seat disesuaikan dengan kesiapan alat-alat keselamatan di atas kapal seperti sekoci, lifecraft, lifeboy, life jakcet yang tersedia di kapal. Semua sudah dicek oleh Kementerian Perhubungan dan PT PELNI (Persero) menjelang angkutan lebaran.

Pada lebaran 1440 H tahun 2019 ini PELNI menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dengan 83 pelabuhan singgah melayani 1.239 ruas dengan total kapasitas angkut menjadi 54.967 pax atau seat sudah termasuk kapasitas toleransi yang telah disetujui Kementerian Perhubungan. Selain itu PELNI juga melayani 46 trayek kapal perintis menyinggahi 305 pelabuhan, 4.620 ruas dengan kapasitas 13.961 pax per hari. “Pelni menyiapkan 26 kapal trayek nusantara dan 46 trayek kapal perintis yang terkoneksi secara tersistem dalam mudik lebaran 1440 H tahun 2019 ini,” kata Yahya.

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top