Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

AMPTPI Desak Polisi Periksa Penembak Insiden Tolikara

Andreas Gobay (Jubi/Mawel)
Andreas Gobay (Jubi/Mawel)

Jayapura, Jubi – Asosiasi Mahasiswa Pegunungan Tengah Papua se-Indonesia mendesak Polisi menghentikan semua proses pemanggilan terhadap pemimpin GIDI dan pemeriksaan terhadap dua orang yang ditahan polda Papua terkait kasus Tolikata 17 Juli 2015.

 

“Polisi lebih baik hentikan pemeriksaan terhadap panitia KKR dan pengurus GIDI karena kedua belah pihak sudah sepakat damai,”kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Timur Indonesia, AMPTI, di Waena, Kota Jayapura, Sabtu, (1/8/2015)

Karena itu, kata Andy, polisi lebih baik memeriksa anggota aparat keamanan yang melakukan penembakan. Kata dia awal dari Penembakan yang menewaskan satu orang dan melukai 10 pemuda itu yang berujung kepada pembakaran kios milik warga.

“Jika paksakan, masyarakat bisa marah. AMPTPI akan melakukan mobilisasi. Polisi periksa yang melakukan penembakan, korban nyawa itu saja, “kata Gobay.

Sebelumnya, Ustad Ali Mukhtar yang mewakili umat muslim di Karubaga, Kabupaten Tolikara meminta agar proses hukum yang yang sedang berjalan sebagai akibat dari insiden di Karubaga itu dihentikan.

Loading...
;

“Kami setuju agar tahanan karena insiden Karubaga yang diproses di Polda Papua segera dilepaskan agar masalah ini tidak berkepanjangan. Dan perlu diketahui kami mewakili umat muslim di Tolikara, apabila ada kesalahan kami dalam sikap kami dalam bergaul, kami minta maaf,” kata Ustad Ali.

Sementara Presiden GIDI, Pendeta Dorman Wandikbo dalam kesempatan yang sama meminta agar umat GIDI di seluruh Indonesia dibebaskan beribadah. Sebab menurutnya, ada beberapa gereja GIDI di beberapa wilayah di Indonesia yang ditutup karena insiden Karubaga yang meluas menjadi isu nasional.

“Beberapa gereja GIDI ditutup. Jemaat GIDI juga ada yang mengalami intimidasi dan kekerasan. Karena itu kami ingin menyelesaikan masalah ini secara damai untuk sekarang dan selamanya. Kami ingin menyelesaikan masalah kami hari ini, agar umat kami bisa beribadah seperti biasanya,” ujar Pendeta Dorman. (Mawel Benny)

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top