Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Anak-anak pencari suaka dihibur dengan buku

Ilustrasi,pixabay.com

Ada 300 eksemplar buku  yang disediakan bagi anak-anak yang ikut orang tuanya mencari kewarganegaraan itu

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jakarta, Jubi– Anak-anak pencari suaka yang erada di pengungsian di gedung bekas Komando Militer (Kodim) Kalideres, dihibur dengan buku bacaan yang dikirim oleh perpustakaan keliling milik Suku Dinas Perpustakaan dan Arsip (Sudin PUSIP) Jakarta Barat. Tercatat ada 300 eksemplar buku  yang disediakan bagi anak-anak yang ikut orang tuanya mencari kewarganegaraan itu.

“Di sini kami buat membantu layanan publik, sebagai hiburan saja, terutama untuk anak-anak,” kata staff pelayanan perpustakaan keliling Sudin PUSIP Jakarta Barat, Wahyudi, saat berada di lokasi pengungsian,  Jumat, (19/7/2019).

Baca juga : LAI bagikan ribuan Alkitab dan buku bacaan rohani

Loading...
;

Buku “Dunia Dalam Genggaman Papua ” akan diluncurkan

Ilustrator Koran Jubi launching buku perdana

Dari 300 buku yang disediakan  sebagian menggunakan Bahasa Inggris dan sebagian lainnya menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantarnya. Tak hanya itu, jenis buku pun beragam, mulai dari fiksi, nonfiksi, novel, agama, filsafat, umum. “Hingga buku dongeng atau buku cerita anak-anak,” kata  Wahyudi menambahkan.

Ia menyebutkan anak-anak di pengungsian cukup gembira dan antusias ketika mobil perpustakaan keliling tiba dan membuka pelayanan. Diakui anak para pengungsi lintas negara  itu selama ini kurang mendapat hiburan.

Tercatat selama ini para anak pencari suaka juga mendapat pelayanan medis dan hiburan publik. Meski mereka merasa senang, terdapat kendala yang harus Wahyudi hadapi setiap hari yakni kewlahan saat layanan pengembalian dan emeriksaan kembali buku sai dipinjam.

“Tak jarang ada buku yang rusak maupun hilang, kurang lebih saat ini ada 20 eksemplar yang hilang. Rata-rata karena tak paham aturan jika buku yang dibaca harus dibalikan, termasuk kendala bahasa juga,” ujar Wahyudi menjelaskan.

Untuk meminimalisir kehilangan dan kerusakan, ia dan rekan menyisir tempat pengungsian tersebut untuk melihat buku-bukunya ada dimana saja dan bisa kembali ke tempat semula. Layanan perpustakaan keliling dapat dinikmati pengunjung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 14.00 WIB. Namun untuk hari Jumat, perpustakaan keliling hanya hadir hingga pukul 11.00 WIB saja.

Buku-buku yang disediakan dapat dibaca di tempat maupun dipinjam sebentar oleh pengunjung dengan menuliskan nama dan meninggalkan kartu identitas mereka kepada staf. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top