Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Andalkan VSAT agar kampung terjangkau internet

Penandatanganan perjanjian kerja sama penyediaan jasa layanan internet kampung di Kabupaten Jayapura, Rabu (13/11/2019) – Jubi/Engelbert Wally.

Papua No.1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Kabupaten Jayapura mengandalkan jaringan satelit (VSAT) ketimbang serat optik dalam melayani kebutuhan jasa internet di perkampungan. Itu dilakukan karena kendala geografis wilayah.

Penyediaan layanan internet tersebut bekerja sama dengan Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII). Biaya operasionalnya disokong oleh anggaran pemerintah kampung masing-masing.

“Sistemnya bagi hasil (keuntungan) dengan pemerintah kampung. Ada investasi yang disimpan pemerintah kampung sehingga anggaran desa untuk pembiayaan operasional pelayanan internet tidak hilang begitu saja,” kata Ketua Bidang Iven dan Manajemen APJII  Muchammad Rivan, Kamis (14/11/2019).

Kerja sama operasional itu dilakukan APJII dengan badan usaha milik kampung (BUMK). Layanan jasa internet mereka tidak hanya dinikmati pemerintah kampung, tetapi juga seluruh warga setempat.

Loading...
;

“Partisipasi (kontribusi) masyarakat sangat dibutuhkan agar layanan internet berjalan lancar. Itu (juga untuk) menjawab  (tuntutan) kebutuhan masyarakat,” ujar Rivan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura selama ini hanya memfasilitasi penyediaan sambungan internet hingga ke pusat pemerintahan distrik. Adapun koneksi internet di kampung harus disiapkan oleh pemerintah kampung setempat. Alasannya, kampung merupakan wilayah otonom pemerintahan, dan mengelola anggaran sendiri dalam jumlah cukup besar.

“Setiap distrik sudah kami fasilitasi pemasangan internetnya melalui teknologi VSAT. Saat ini, kami terus mendorong pemerintah kampung memanfaatkan teknologi tersebut (dalam penyediaan sambungan internet),” kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Kabupaten Jayapura Gustaf Griyapon.

Griyapon mengklaim Pemkab Jayapura beruntung bisa bekerja sama dengan APJII. Asosiasi tersebut menaungkan sebanyak 500 penyedia jasa internet (ISP), dengan 1.500 protokol internet (IP) publik.

“Sebanyak 500 ISP memanfaatkan VSAT. Teknologi itu sangat cocok dengan letak geografis Kabupaten Jayapura,” ujarnya. (*)

 

Editor: Aries Munandar

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top