HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Anggota parlemen oposisi Fiji diskors selama enam bulan

Presiden Partai National Federation Party (NFP), Pio Tikoduadua. – Fijivillage

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Suva, Jubi – Perdana Menteri Fiji, Voreqe Bainimarama, telah meminta maaf atas serangannya terhadap Presiden Partai NFP, MP Pio Tikoduadua, seperti yang diperintahkan oleh Privileges Committee.

MP Tikoduadua, yang sebelumnya menolak untuk meminta maaf kepada Bainamarama, sekarang telah diskors selama enam bulan ke depan dari parlemen.

PM Bainimarama mengakui perlakuannya pada 9 Agustus lalu itu, sangat merugikan dan reaktif. “Saya sepenuhnya mengakui bahwa untuk sejenak dan tanpa banyak berpikir, saya membiarkan emosi dan cinta saya kepada keluarga saya tanpa mengendalikan kelakuan saya. Tindakan saya itu tidak sesuai dan seharusnya tidak terjadi. Kepada kepala parlemen, segera setelah kejadian itu, saya menyadari kesalahan saya dan segera datang dan meminta maaf kepada Anda, ke parlemen, dan Yang Terhormat Tikoduadua.”

Bainimarama juga menambahkan bahwa ia sudah lama mengenal MP Tikoduadua dan kejadian hari itu juga menyakit dia sendiri.

Loading...
;

Ia menyayangkan absennya MP Tikoduadua yang tidak ada untuk menerima permintaan maafnya secara pribadi, setelah anggota-anggota blok Oposisi walk out dari parlemen, sebelum dia menyampaikan permintaan maafnya.

“Saya menyampaikan permintaan maaf saya kepada dia, kepada rekan-rekan saya, kepada parlemen dan kepada Kepala Parlemen atas tindakan saya. Saya menyesal kejadian-kejadian ini telah mengganggu parlemen dalam melakukan pekerjaan penting dalam memajukan kesejahteraan semua rakyat Fiji.“

Pemimpin Partai NFP, Profesor Biman Prasad, menegaskan partainya mendukung MP Tikoduadua dan tidak puas atas proses penanganan masalah tersebut.

Komite Privileges Committee parlemen Fiji, Jumat lalu, meminta agar PM Bainimarama dan MP Pio Tikoduadua saling meminta maaf satu sama lain di Parlemen, jika tidak mereka akan diberikan skorsing selama enam bulan dari parlemen.

Komite itu melaporkan bahwa selama pemeriksaan, PM Bainimarama terlihat sangat menyesali tindakannya dan sekali lagi menawarkan untuk meminta maaf.

Sebaliknya, menurut laporan itu, ketika Tikoduadua ditanyai oleh Komite, apakah ia akan menerima permintaan maaf Perdana Menteri, dia menjawab “kenapa saya juga harus meminta maaf?”, lalu kemudian menjawab akan dia mempertimbang saran itu terlebih dahulu.

Ketika ditanya oleh komite Privileges Committee apakah ia akan meminta maaf kepada PM Bainamarama, Tikoduadua menegaskan bahwa ia tidak melakukan kesalahan apa-apa, dan oleh karena itu ia tidak akan meminta maaf. (FBC News)


Editor : Kristianto Galuwo

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top