Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

APBD Jayawijaya 2020 sebesar 1,4 triliun rupiah

Penandatanganan berita acara penetapan/pengesahan APBD 2020 di ruang sidang DPRD Jayawijaya, Senin (2/12/2019). -Jubi/Islami

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jayawijaya 2020 sebesar Rp 1.403.310.310.370 (1,4 triliun rupiah), pada penutupan rapat-rapat paripurna masa sidang III DPRD Jayawijaya, Senin (2/12/2019).

Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua dalam penyampaiannya pada penutupan paripurna DPRD menyebutkan, untuk struktur rancangan APBD terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), dana perimbangan dan lain-lain, dimana PAD sah ditetapkan sebesar Rp 1.403.310.310.370, 63, untuk belanja tidak langsung dan belanja langsung Rp 1.403.310.310.370, 63.

Sementara itu, pembiayaan yang terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp 18.309.921.200 dan pengeluaran pembiayaan ditetapkan sebesar Rp 2.000.000.000, sehingga pembiayaan neto menjadi Rp 16.309.921.200, dengan demikian APBD 2020 ditetapkan dalam keadaan berimbang.

“Dengan APBD 2020 yang telah disahkan, kita tinggal berkoordinasi dengan provinsi untuk dilakukan evaluasi dengan pemprov,” katanya.

Loading...
;

Ia menyebut jika fokus APBD 2020 tetap disesuaikan dengan visi misi bupati dan wakil bupati, meski memang diakui penetapan ini sedikit terlambat pada Desember. Namun ke depan, sebelum November sudah bisa dilaksanakan pembahasan tahun anggaran berikutnya.

Bupati juga mengingatkan agar apa yang telah dituangkan dalam program dan kegiatan harus secara tertib, taat pada peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, ekonomis, transparan dan akuntabel, termasuk dalam seluruh pengelolaan keuangan.

Ketua DPRD Jayawijaya, Taufik Petrus Latuihamallo berharap agar dalam pelaksanaan anggaran pemerintah daerah dapat memulainya sejak awal.

“Lebih baik lagi jika DPA dapat diterbitkan pada Januari 2020. DPRD juga meminta dalam pelaksanaan APBD 2020 dapat dilakukan secara transparan, akuntabel dan tepat sasaran,” katanya.

Lanjut Taufik, pengesahan APBD 2020 juga merupakan tugas terakhir para anggota dewan periode 2014-2019, sehingga selaku pimpinan DPRD ia menyampaikan permohonan maaf jika selama ini tidak dapat memuaskan seluruh harapan masyarakat Jayawijaya.

“Kami pun mengingatkan pemerintah daerah untuk dapat mempersiapkan kebutuhan pokok, ketersediaan bahan bakar minyak serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban di Jayawijaya, dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru mendatang,” katanya. (*)

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top