Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Aplikasi ini dinilai mampu mendorong evektifitas kerja ASN Kota Jayapura

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Frans Pekey saat diwawancara. – Jubi/Ramah

Dapat menjawab capaian kinerja ASN setiap bulan, yang dibayarkan dalam bentuk tunjangan perbaikan penghasilan (TPP)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Sistem informasi pembayaran tunjangan dan remunisasi berbasis kinerja  atau e-Kinerja SI-BTM dinilai mampu meningkatkan intensitas kehadiran dan kikerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura. Tercatat e-Kinerja SI-BTM telah dilaunching  pada November 2019.

“Prosentasenya sudah 90 persen karena alatnya sudah dipasang di setiap OPD (organisasi perangkat daerah), dan juga sudah dilakukan pelatihan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Frans Pekey, Sabtu (14/12/19), kemarin.

Baca juga : Hak ASN harus seimbang dengan kewajiban

BKD Papua akui ada perubahan sikap ASN soal disiplin

Pemkab Pegubin tegaskan ASN yang tidak berkantor haknya akan ditahan

Loading...
;

Menurut Pekey, aplikasi e-Kinerja SI-BTM dapat menjawab capaian kinerja ASN setiap bulan, yang dibayarkan dalam bentuk tunjangan perbaikan penghasilan (TPP).

Tercatat tingkat kehadiran dan efektivitas kerja ASN sebelumnya hanya 75 persen, namun sejak diberlakukan aplikasi itu sekarang sudah ada perubahan lebih baik. “Kalau masuk kantor ditambah dengan optimalisasi tugas dengan baik maka dapatnya tinggi. Tergantung dari pribadi ASN,” ujar Pekey menambahkan.

Pekey berharap agar ASN di lingkungan Pemkot Jayapura tak hanya meningkatkan efektifitas kerja dan kehadiran. Tapi juga kualitas pelayanan publik terus ditingkatkan, disiplin serta integritas dalam tertib administrasi.

“Penataan kepemerintahan yang baik dengan dukungan kapasitas birokrasi yang profesional serta sebagai bentuk komitmen dalam mengimplementasikan Panca Satya Korps,” kata Pekey menjelaskan.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan (BKPP) Kota Jayapura, Robert J. Betaubun, mengatakan aplikasi e-Kinerja SI-BTM sudah dicanangkan pada 2018, namun saat itu TPP ASN masih dibayarkan secara manual.

“Sekarang orang kerja apa hari ini juga harus lapor. Pada saat akhir bulan melalui badan kepegawaian dan print jumlah kehadiran maka berapa rupiah yang didapat,” kata Betaubun. Kelebihan aplikasi itu juga bisa mencetak data yaitu laporan SKP pegawai secara otomatis pada akhir tahun. “Idealnya waktu kerja ASN setiap hari 5,5 jam efektif, lebih dari itu dihitung di aplikasi ini,” kata Betaubun menjelaskan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top