Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

AS dinilai terlalu banyak intervensi Venezuela

Ilustrasi, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Shanghai, Jubi  – Kementerian Luar Negeri China menilai sikap Presiden AS Donald Trump yang memerintahkan membekukan aset pemerintah Venezuela dan memangkas dana negara tersebut,  dinilai sebagai campur-tangan kotor dan pelanggaran terhadap norma hubungan internasional.

“China akan terus bekerjasama dengan Venezuela,” kata wanita Juru Bicara Kementerian Hua Chunying, dalam satu pernyataan yang dikeluarkan pada Rabu, (8/8/2019).

Ia mendesak Amerika Serikat agar menghormati hukum internasional dan berhenti berusaha menyulut perselisihan.

Hua menanggapi komentar dari Penasehat Keamanan AS John Bolton, yang memperingatkan China dan Rusia agar mengakhiri dukungan mereka buat pemerintah Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang menghadap serangan.

Loading...
;

Tercatat Venezuela terjerumus ke dalam krisis politik dan sebagian besar negara Barat telah mendukung pemimpin oposisi Juan Guaido, walaupun China dan Rusia terus mendukung Maduro.

Presiden China Xi Jinping mengatakan pada Juni bahwa Beijing akan membantu memulihkan kondisi normal di Venezuela.

Hubungan antara China dan Amerika Serikat telah makin tegang akibat perang dagang sengit antara kedua ekonomi terbesar di dunia tersebut. (*)

Editor : Edi Faisol

 

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top