Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

ASN Pemprov Papua diminta tunjukan kompetensi dalam bentuk pelayanan

ASN di lingkungan pemerintah Provinsi Papua – Jubi/dok

Jayapura, Jubi – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, diminta untuk menunjukkan kompetensi dalam bentuk pelayanan di masing-masing instansi.

Asisten Bidang Umum Papua Elisa Auri, mengatakan untuk melihat kompetensi setiap pegawai, pihaknya akan melakukan penataan dalam rangka restrukturisasi di lingkungan pemerintah.

“Pada prinsipnya kami ingin melihat kompetensi masing-masing pegawai di setiap organisasi perangkat daerah, guna menyusun peta jabatan serta kebutuhan jumlah pegawai. Makanya penataan perlu dilakukan,” kata Elisa Auri di Jayapura, Kamis (27/6/2019).

Untuk itu, dirinya meminta setiap kepala OPD dalam waktu dekat menyerahkan laporan analisa jabatan dan beban kerja setiap stafnya, sehingga bisa diteruskan ke gubernur sebagai bahan dalam menentukan langkah ke depannya.

“Pimpinan OPD yang lebih tahu mengenai kompetensi pegawainya masing-masing. Nanti pak gubernur sebagai PPK akan mengambil langkah-langkah, karena sesuai undang-undang ASN pegawai harus menunjukan kompetensinya dalam bentuk pelayanan,” ujarnya.

Loading...
;

Mengenai batas waktu, ujar ia, pihaknya memberikan waktu seminggu kepada setiap OPD untuk menyusun, kemudian menyerahkan.

“Saya akan pantau ini terus. Untuk itu, saya harap OPD segera respon sehingga membantu proses restrukturisasi Pemprov Papua,” katanya.

Elisa Auri menambahkan, penataan yang dikakukan juga bertujuan untuk mengukur tingkat kehadiran dan beban kerja setiap ASN, sebagai bentuk peningkatan disiplin setiap pegawai.

“Dengan melakukan ini kami bisa tahu setiap minggu berapa banyak yang hadir, harus ada persentase yang diukur karena ada beban kerja yang dia terima. Kalau misalkan beban kerjanya 100 persen, harus dicek dulu apakah dia masuk kantor atau tidak,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Papua, Israil Ilolu mengatakan untuk laporan analisa jabatan dan beban kerja setiap pegawai di instansi yang dipimpinnya sudah rampung, dan diserahkan ke Biro Organisasi dan Pendayagunaan Aparatur.

“Dari sekitar 60 pegawai yang ada di Biro Humas, tersisa 50 an lebih pegawai yang masih aktif. Hal itu dikarenakan yang lainnya telah pensiun,” kata Israil. (*)

Editor: Syam Terrajana

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top