Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Atlet Papua tergembleng menuju 5 besar PON

Para atlet Papua yang mengikuti CM-AMT gelombang kelima di Pusat Pendidikan dan Latihan Prajurit TNI AD Rindam XVII Cenderawasih – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Program Character Building dan Achievement Motivation Training (CB-AMT) atau pelatihan membangun karakter dan motivasi prestasi bagi atlet dan pelatih kontingen Papua resmi ditutup Ketua Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) KONI Papua, Brigjen TNI Irham Waroihan.

Program yang dibuka sejak 2 September hingga 17 Oktober 2019 terbagi dalam 5 gelombang dan diikuti 1000 lebih atlet dan pelatih Papua itu merupakan salah satu dari tujuh program strategis Puslatprov KONI Papua dalam mewujudkan Papua berada di peringkat 5 besar nasional PON.

Ketua Puslatprov dalam amanatnya mengatakan pelatihan membangun karakter dan motivasi merupakan salah satu program dari  tujuh program prioritas Puslatprov KONI Papua dalam menyiapkan atlet dan pelatih menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Bumi Cenderawasih.

“Program Character Building dan Achievement Motivation Training merupakan salah satu program dari tujuh program yang dilaksanakan Puslatprov KONI Papua untuk menyiapkan atlet dan pelatih menuju PON XX,” kata Irham Waroihan disela-sela penutupan CB-AMT gelombang V di  Pusat Pendidikan dan Latihan Prajurit TNI AD Rindam XVII Cenderawasih, Ifar Gunung Sentani, Kabupaten Jayapura, Kamis pagi (17/10/2019).

Loading...
;

Irham meyakini setelah mengikuti program CB-AMT, para atlet dan pelatih dipastikan memiliki sikap disiplin, semangat dan motivasi dalam berlatih dan melatih yang lebik baik.

Mental bertanding dan keyakinan menjadi juara yang kuat bagi para atlet. “Serta peningkatan kerjasama antara sesama atlet ataupun atlet dengan pelatih dalam hubungan tim (team work),” ujarnya.

Dia menambahkan melalui kegiatan ini, atlet dan pelatih menerima pengetahuan tentang langkah-langkah pemecahan masalah aktual yang berkaitan dengan mental psikologi atlet serta kemampuan dalam memahami dinamika dalam menghadapi suatu permasalahan didalam pertandingan.

“Pelatihan yang telah dilaksanakan ini merupakan upaya pimpinan KONI Provinsi Papua dalam rangka meningkatkan kualitas dan profesionalisme atlet serta pelatih agar target yg sudah ditentukan dapat diraih,” tambah Kasdam XVII Cenderawasih itu.

Karakter dan motivasi atlet/pelatih yang tergembleng selama sebulan ala militer ini diyakini mampu merangsang dan mendongkrak ambisi kontingen Papua menuju prestasi lima besar PON 2020 di rumah sendiri.

Atlet berprestasi jadi anggota TNI

KONI Papua memberikan apresiasi kepada Kodam XVII/Cenderawasih yang turut mendukung program pembinaan prestasi atlet dan pelatih menuju PON XX/2020.

“Atas nama Ketua Umum KONI Papua, bapak Lukas Enembe menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kodam XVII Cenderawasih yang mendukung pembinaan prestasi atlet kita menuju PON XX,” kata Sekretaris KONI Papua, Kenius Kogoya.

Kenius Kogya menilai kebijakan pimpinan Kodam XVII/Cenderawasih yang memberikan peluang dan jalur khusus bagi atlet-atlet Papua yang berprestasi di PON XX untuk berkarier menjadi Anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) patut banggakan.

“KONI apresiasi Kodam Cenderawasih karena memberikan kesempatan kepada atlet Papua yang berprestasi untuk menjadi anggota TNI. Kami sangat mendukung langkah ini,” kata Kogoya dan berharap peluang ini dapat menggenjot atlet dan pelatih Papua untuk meningkatkan latihan sehingga meraih prestasi terbaik pada PON XX di Papua.

Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Irham Waroihan  mengatakan bagi atlet-atlet Papua yang berprestasi di PON XX nanti diberikan peluang dan kesempatan untuk berkarier di TNI-AD.

Menurut Kasdam, kesempatan yang diberikan khusus bagi atlet Papua untuk menjadi anggota TNI-AD merupakan bentuk perhatian Kodam Cenderawasih mendukung PON XX.

“Bagi atlet yang berprestasi, minimal mendapat medali di PON maka diberikan kesempatan untuk masuk TNI-AD. Jadi untuk atlet yang mau masuk TNI kita silahkan dengan syarat berprestasi di PON,” kata Irham Waroihan juga menjabat Ketua Puslatprov KONI Papua.

Hadir pada acara penutupan program Character Building dan Achievement Motivation Training (CB-AMT) bagi atlet dan pelatih Papua, gelombang kelima.

Sekum KONI Papua, Kenius Kogoya, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Papua, Fredy Sokoy, Kolonel Donova Pri Pamungkas Wakil Ketua Puslatprov serta pengurus KONI dan Puslatprov Papua. (*)

Editor: Jean Bisay

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top