Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Australia tuntut Sony kembalikan uang konsumen

Ilustrasi game, pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sydney, Jubi – Perusahaan permainan video global Sony Interactive Entertainment Europe Ltd, dituntut karena dianggap telah melanggar undang-undang konsumen Australia. Sony dianggap tak kembalikan uang ke konsumen atas produk permainan PlayStation yang rusak.

Anggapan itu dinyatakan dalam tuntutan hukum yang diajukan oleh badan pengawas perlindungan konsumen Australia.

Sony Europe merupakan bagian dari Sony Corp Jepang, perusahaan tersebut dinilai telah melanggar hukum soal konsumen karena mengatakan kepada para konsumen tidak akan mendapatkan uang kembali atas permainan rusak yang sudah diunduh dari lebih dari 14 hari setelah permainan itu dibeli.

Baca juga : Australia dan PNG tanda tangani perjanjian pangkalan AL Lombrum

Loading...
;

Hambatan-hambatan migrasi tenaga kerja ahli dari Pasifik ke Australia

Bank sentral Australia bertanggung jawab salah eja

Komisi Kompetisi dan Konsumen Australia (ACCC) menyebutkan  perusahaan raksasa teknologi itu juga mengatakan kepada konsumen bahwa tidak bisa mengembalikan uang kecuali jika pengembang produk permainan, yang merupakan pihak terpisah, memastikan bahwa produk tersebut memang rusak dan tidak dapat diperbaiki lagi.

ACCC mengatakan waktu Sony setuju untuk mengembalikan uang, perusahaan tersebut mengatakan konsumen hanya bisa mendapatkan pengembalian dalam bentuk simpanan dana untuk berbelanja, bukan uang tunai.

“Sony Europe telah memberikan keterangan palsu dan membingungkan kepada konsumen soal hak-hak mereka terkait produk permainan yang dijual melalui toko PlayStation-nya,” kata Ketua ACCC Rod Sims.

Menurut dia, jaminan bagi konsumer tidak berakhir setelah sebuah produk digital diunduh. Uang pengembalian harus diberikan dalam bentuk pembayaran awalnya kecuali jika konsumen memilih bentuk simpanan dana berbelanja di toko.

Perwakilan Sony di Australia belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar dan belum menanggapi pertanyaan Reuters di halaman situs daringnya.

ACCC tidak memberikan keterangan rinci soal kerugian apa saja yang sedang diadukan dalam tuntutan hukum tersebut. Namun, badan itu mengatakan penjual PlayStation cenderung merintangi konsumen Australia, untuk mendapatkan pengembalian uang, dengan menyerahkan keluhan mereka kepada pihak pengembang produk permainan. (*)

Editor : Edi Faisol

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top