HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bahasa Tetun diusulkan masuk kurikulum sekolah

Bahasa Tetun diusulkan masuk kurikulum sekolah

Ilustrasi pelajar sekolah dasar, Dok/Jubi

Bahasa Tetun yang juga digunakan warga di Timor Leste

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Kupang, Jubi – Bupati Belu, Willybrodus Lay, meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy memasukkan Bahasa Tetun dalam kurikulum pendidikan, khususnya untuk Sekolah Dasar di wilayah perbatasan dengan negara tetangga, Timor Leste itu.

“Kalau bisa Pak Menteri, Bahasa Tetun dimuat dalam kurikulum muatan lokal khusus sekolah-sekolah dasar di perbatasan negara ini,” kata  Willybrodus Lay, dalam acara kunjungan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy kei SMAN 1 Atambua, Rabu, (15/5/2019).

Berita terkait : Bahasa ibu harus segera diselamatkan

Tes bahasa ibu, ajang bakal cagub Papua buktikan jati diri

Penerapan bahasa ibu di dunia pendidikan masih dikaji

Ia mengatakan ada banyak suku dan bahasa daerah di daerah setempat, salah satunya Bahasa Tetun yang juga digunakan warga di Timor Leste. Namun,  banyak pelajar SD bahkan hingga tingkat menengah atas di daerah itu yang tidak lagi mengenal Bahasa Tetun yang merupakan produk kearifan budaya lokal.

“Di kota ini banyak sekali anak-anak sudah tidak mengerti Bahasa Tetun. Negara tetangga kita, Timor Leste, juga pakai Bahasa Tetun namun saat berkunjung ke Belu banyak yang tidak mengerti saat berkomunikasi,” kata Willybrodus menambahkan.

Willybrodus yakin jika bahasa Tetun termuat dalam kurikulum muatan lokal bisa menunjang para pelajar di wilayah beranda terdepan itu mengembangkan keterampilan fungsional mereka.

“Selain itu juga untuk menumbuhkan kepedulian anak-anak di sini terhadap masalah-masalah lingkungan sekitar,” kata Willybrodus menjelaskan. (*) .

Editor : Edi Faisol

 

 

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)