Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bandara baru Nabire ditargetkan rampung 2021

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro saat meninjau bandara baru di Kaladiri Nabire – Jubi/Titus Ruban.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro optimistis, bandara baru Nabire mampu mendorong perkembangan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Bandara ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Menteri Bambang saat meninjau lokasi pembangunan Bandara Nabire Baru di Kalidiri, Nabire. Kamis (08/08/2019).

Seingatnya, Menteri Perhubungan pada tahun lalu pernah datang ke kantor Bappenas. salah pembahasannya tentang Bandara Nabire yang akan dibiayai dengan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) 3 tahun dari 2019—2021.

“Kami juga berterima kasih kepada Pemkab Nabire yang telah membereskan masalah pembebasan lahan. Mudah-mudahan dengan segala sesuatu yang sudah diselesaikan dan sudah land clearing, maka target pembangunan dapat sesuai dengan yang dijadwalkan SBSN tadi,” ujarnya.

Loading...
;

Pembangunan bandara ini diprediksi akan selesai pada 2021 dan beroperasi penuh pada tahun yang sama. Sehingga, akan memudahkan mobilitas masyarakat Papua yang selama ini harus terbang dari Bandar Udara Douw Aturure di Nabire.
Masyarakat yang ada di wilayah adat Meepago dan Paniai misalnya, akan merasakan dampak langsung dari terbukanya akses untuk terbang langsung dari Bandara Nabire Baru.

“Paling penting, jika sudah selesai dibangun, gunakanlah bandara ini sebaik-baiknya untuk pengembangan ekonomi. Keberadaan bandara ini diharapkan dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat. Dukungan seluruh masyarakat diperlukan, karena bandara ini hanya akan beroperasi dengan baik apabila traffic-nya bagus, dimana konsumen adalah masyarakat Itu sendiri,” ujarnya.

Untuk tahap pertama pada 2021 mendatang, landasan pacu Bandara baru dapat digunakan untuk pesawat ATR. sementara ditahap selanjutnya, bandara tersebut akan dilengkapi dengan landasan pacu untuk pesawat Boeing.

“Jadi kita bertahap. Pertama ATR dan selanjutnya Boeing. Kalau sudah begitu, masyarakat langsung dari Nabire ke Jakarta dan tidak harus ke Biak atau Jayapura lagi,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kelapa Dinas Perhubungan Nabire, Alfius Douw mengatakan untuk bandara lama yang ada di dalam kota, sudah tidak bisa lagi untuk dikembangkan karena ada pemukiman warga.

Selain itu, keinginan untuk membangun bandara besar mengingat Nabire adalah tempat strategis untuk transit dari beberapa kabupaten.

“Sehingga, segala persiapan menyangkut lahan dan pembebasannya, termasuk AMDAL sudah disiapkan. Selanjutnya, kami minta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan dan Bappenas untuk membantu menyelasaikan pembangunan bandara ini,” tandasnya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top