Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bangun cara berfikir kritis, BEM USTJ gelar pelatihan jurnalistik

Peserta pelatihan jurnalistik menerima materi di kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, Sabtu (9/3/2019) – Jubi/ Agus Pabika

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura menggelar pelatihan jurnalistik di Kota Jayapura, Papua, demi membangun daya berfikir kritis para mahasiswanya. Pelatihan bertema “Bersinergi Membangun Generasi Kritis” pada Sabtu (9/3/2019) itu menghadirkan pemateri jurnalis koran Jubi dan jubi.co.id, Hendrikus Yeimo.

Pelatihan itu diikuti oleh 27 mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) dan Universitas Cenderawasih, Jayapura. Salah satu peserta pelatihan, Finsen Jigibalom menilai pelatihan itu penting untuk mengembangkan daya kritis mahasiswa. Jigibalom berharap pelatihan itu dapat digelar secara rutin oleh BEM seluruh perguruan tinggi di Papua.

“Ilmu jurnalistik perlu dikembangkan di kalangan mahasiswa, apalagi jumlah orang asli Papua yang menjadi penulis sangat sedikit. Pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa bisa meningkatkan minat mahasiswa untuk menulis, baik menulis berita, opini, ataupun artikel. Saya ingin ada lebih banyak anak Papua yang menulis buku atau menjadi wartawan,” kata Jigibalom.

Selaku pemateri dalam pelatihan itu, Hendrikus Yeimo menyatakan apresiasinya atas minat para peserta pelatihan untuk belajar jurnalistik. “Minat mahasiswa untuk mempelajari dasar jurnalistik harus kita apresiasi, karena Papua membutuhkan lebih banyak penulis muda yang mampu menuliskan masalah budaya, ekonomi, maupun peristiwa yang terjadi di sekitar mereka,” kata Yeimo.

Loading...
;

Yeimo juga berharap BEM perguruan tinggi lainnya juga dapat menggelar pelatihan jurnalistik bagi para mahasiswa mereka. “Jika semakin banyak orang asli Papua yang menulis, semakin terasah pula kemampuan kita untuk menyelesaikan berbagai masalah ada di sekitar kita. Pengetahuan tentang dasar jurnalistik bisa menjadi bekal awal yang baik, semoga mereka tidak putus menulis setelah pelatihan itu berakhir,” kata Yeimo.(*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top