Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Banjir bandang 16 Maret, tak ada korban jiwa di Yongsu Desoyo

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat foto bersama dengan Ishak Ikhari – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Peristiwa banjir bandang 16 Maret 2019 di Kampung Yongsu Desoyo Distrik Ravenirara tidak menelan korban jiwa. Masyarakat berhasil diselamatkan ke tempat yang lebih aman ketika banjir bandang datang dengan ketinggian mencapai 4-5 meter.

Dampak dari banjir bandang tersebut, sejumlah fasilitas umum seperti puskesmas, polindes, sekolah, kantor kampung, dan puluhan rumah warga hanyut terseret arus banjir.

Dari kunjungan Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, ke kampung tersebut, menggambarkan bahwa sebelum banjir terjadi, ada relawan tanggap darurat yang adalah anak asli kampung tersebut yang memberi informasi serta mengamankan semua penduduk ke tempat yang lebih aman.

“Ada relawan yang dilatih BPBD di kampung ini, seorang pemuda bernama Ishak Ikhari. Dia yang memberikan informasi kepada semua masyarakat kalau nanti terjadi banjir bandang, dua jam sebelum banjir itu turun ke kampung,” jelas Bupati Awoitauw, saat ditemui di Sentani, Selasa (17/4/2019).

Loading...
;

Dikatakan, dari aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh pemuda kampung ini, pemerintah akan memberikan apresiasi penghargaan kepada Ishak Ikari sebagai pahlawan kemanusiaan di Kampung Yongsu Desoyo.

“Hal ini menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya yang saat ini berada di kampung-kampung tetapi juga perkotaan. Bahwa pekerjaan kemanusiaan jauh lebih berharga dan itu menjadi tanggung jawab kita semua,” katanya.

Sementara itu, Ishak Ikari yang ditemui Jubi di Kampung Yongsu Desoyo, mengaku sangat berterima kasih atas penghargaan yang akan diberikan kepada dirinya.

Dirinya berpesan kepada generasi muda untuk terlibat aktif ketika ada kegiatan relawan tanggap bencana yag dilakukan oleh BPBD di kampung masing-masing.

“Saya bahkan rela mati bagi masyarakat banyak waktu bencana bandang 16 Maret lalu, karena kejadian tersebut setelah ungsikan masyarakat ke tempat yang aman, saya menuju pusat air untuk memantau banjir yang akan turun di kampung. Sempat diterjang banjir, tetapi syukur masih selamat sampai hari ini,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top