Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bantuan terus mengalir ke korban kebakaran Oyehe

Iskandar (kaos hitam) saat menyerahkan bantuan kepada Suparni – Jubi/Titus Ruban

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Nabire, Jubi – Berbagai bantuan diserahkan kepada korban musibah kebakaran yang terjadi pada tanggal 30 November dini hari di RT 07 Kelurahan Oyehe Nabire.

Salah satunya datang dari grup WhatsApp Jasa Titipan (Jastip) Ceria Peduli. Komunitas penerima antaran berupa pesanan makanan di Nabire. Mereka memberikan bantuan berupa pakaian layak pakai sebanyak tiga karton dan tiga kantong plastic, diapers empat pack, sepatu, tas, buku, alat tulis, baju SD untuk 14 anak, kasur bayi, baju bayi, serta uang tunai sebesar Rp1.150.000 (satu juta seratus lima puluh ribu rupiah).

Koordinator Jastip Ceria, Yuri Irani, kepada Jubi, Selasa (03/12/2019), mengakatan pihaknya turut prihatin atas musibah yang dialami warga setempat. Ia lalu mengumpulkan donasi dari berbagai kalangang melalui  grup WhasAppnya. Mereka mendapatkan dari yang bersedia memberikan sedikit kelebihannya untuk korban.

“Kami prihatin atas kejadian ini. Korban hanya keluar dengan pakaian di badan. Jadi ada sumbangan yang kami terima dari beberapa orang dan teman-teman lalu disalurkan ke sana,” ujar ibu 35 tahun ini.

Menurutnya, siapapun dan dimanapun tanpa memandang bulu perlu dibantu. Apalagi korban yang sudah tidak punya apa-apa sama sekali.

“Kalau kita masih bisa bantu orang, kenapa tidak dilakukan,” kata dia.

Loading...
;

Hal serupa dilakukan Iskandar dan kawan-kawannya dari kelurahan Siriwini. Rombongannya memberikan sejumlah bantuan berupa tenda 10 lembar, air mineral 20 karton, mie instan 20 karton, dan kopi instan dua karton.

Ia mengaku mendapatkan dari seorang donator dan hasil sumbangan dari kawan-kawannya.

“Tidak seberapa bantuan yang kami berikan, namun harapannya bahwa bisa meringankan beban derita yang korban alam,” ujarnya.

Iskandar berharap kepada pemda setempat melalui dinas terkait dapat memperhatikan serta menghadirkan pemadam kebakaran (damkar) guna meminimalisasi bila terjadi kejadian kebakaran di Nabire.

“Kalau ada damkar, saya yakin bisa mengatasi dengan cepat sehingga bisa mengurangi potensi korban jiwa dan materi kalau ada kejadian,” harapnya.

Bantuan lain datang dari Kopena (Komunitas Peduli Nabire). Mereka sejak dua hari kemarin turun ke jalan dan mengumpulkan donasi. Rencananya dua hari ke depan uang yang terkumpul akan disalurkan kepada korban kebakaran.

Seorang anggota Kopena, Boy Rumatrai, mengatakan komunitasnya tidak tinggal diam. Mereka berencara selama satu minggu ke depan turun ke jalan untuk mengumpulkan donasi.

“Kami sedang kumpulkan donasi. Dua hari ke depan akan kami salurkan. Kamu juga berharap kepada warga Nabire untuk memberi sedikit dari kelebihan bagi mereka yang membutuhkan,” harap pemuda 30 tahun ini. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top