HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bappeda Papua: Kami akan kunjungi venue di 10 kabupaten

Suasana pembukaan Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Venue dan Inftrastruktur PON di Jayapura, Kamis (22/8/2019) – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di tanah Papua menyisakan 425 hari lagi. Untuk itu, pihak Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Papua pun melakukan serangkaian percepatan salah satunya dengan mengunjugi 10 kabupaten dan kota se-Papua, untuk memantau langsung progres pembangunan venue.

Pelaksanaan PON XX 2020 Papua sendiri ada di enam klaster diantaranya di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Biak, Merauke, Timika, dan Kabupaten Jayawijaya. Ada juga kabupaten penyangga yaitu Kabupaten Supiori, Yapen, dan Kabupaten Tolikara.

“Dalam waktu dekat kami akan turun ke lapangan, tentu semua pihak akan kami libatkan diantaranya KONI Papua, PB PON, dinas terkait maupun DPR Papua,” kata Kepala Bappeda Papua, Yohanis Walilo kepada wartawan disela-sela Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Venue dan infrastruktur PON di Jayapura, Kamis (22/8/2019).

Kata Walilo, dalam rapat teknis tersebut, pihaknya mendengarkan masukan mulai dari progres pembangunan yang dikerjakan baik yang bersumber dari dana APBD Provinsi, Kabupaten/Kota maupun APBN dari utusan 10 kabupaten yang dipersiapan menjadi tempat berlangsungnya PON.

Loading...
;

Dari hasil pantauan tersebut nantinya akan dilaporkan ke Gubernur Papua, sehingga ketika gubernur melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo, dapat dilaporkan dengan jelas progres sesuai data yang dihimpun di 10 kabupaten/kota tersebut.

“Kalau dari laporan Dinas Olahraga, Dinas PUPR Papua maupun Kementerian PUPR, proses pembangunan terus dilakukan, dan semua venue ditargetkan rampung bulan Juni dan Juli 2020,” ujarnya.

Sekretaris Umum (Sekum) PB PON Papua, Elia Loupatty, mengapresiasi Kementerian PUPR maupun Dinas PU Papua dan Disorda yang terus berusaha membangunan venue PON di Papua. PB PON melalui bidang-bidang lainnya pun sedang bekerja keras untuk mensukseskan ivent nasional empat tahunan tersebut.

Loupatty mencontohkan bidang Transportasi yang dikoordinasikan langsung oleh Dinas Perhubungan, dari hasil rapat koordinasi, Kementerian Perhubungan akan membantu Papua 800 unit bus lengkap dengan supirnya.

“Bus yang akan didatangkan nantinya adalah bus besar, yang nanti akan didroping (disalurkan) ke sejumlah Kabupaten yang menjadi tempat Venue PON, kecuali Wamena, nanti kita pikirkan bagaimana, karena pesawat tidak bisa angkut bus ke sana,” katanya.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Kadisorda) Provinsi Papua Alexander Kapisa mengatakan, dalam waktu dekat akan ada Intruksi Presiden (Inpres) untuk menopang pelaksanaan Inpres Nomor 10 tahun 2017.

Inpres tersebut menurut Kapisa, akan diupayakan oleh Gubernur Papua Lukas Enembe kala bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari kedepen.

“Penerapan Inpres nomor 10 tahun 2017, menurut Gubernur Lukas masih ada yang kurang dnegan berjalannya waktu pelaksanaan PON XX 2020 di tanah Papua, sehingga dalam waktu beberapa hari kedepan bapak gubernur akan melakukan komunikasi dengan Kementerian dan Lembaga terkait,” kata Kapisa kepada Jubi, Minggu (18/8/2019) saat ditemui di Stadion Papua Bangkit, Sentani, Kabupaten Jayapura.

“Dalam waktu dekat ada rancangan Inpres baru, namanya Rancangan Inpres Percepatan. Inpres Percepatan ini untuk mendorong agar dibangun beberapa venue baru yaitu untuk cabor Dayung, Panahan, dan cabor Gateball yang akan dikerjakan oleh Kementerian PU dengan menggunakan dana APBN,” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top