HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bappeda Papua: Tidak ada penyebutan DTI dalam UU Otsus Papua   

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua, Muhammad Musa’ad – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Papua mengklarifikasi nomenklatur anggaran “Dana Tambahan Khusus” atau DTI yang digunakan pemerintah pusat untuk menyebut tambahan kucuran dana bagi Provinsi Papua. Klarifikasi itu diperlukan karena nomenklatur anggaran tidak ada dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Papua atau UU Otsus Papua.

Hal itu dinyatakan Kepala Bappeda Papua, Muhammad Musa’ad di Jayapura, Senin (8/7/2019). “Selama ini ada kesalahan penyebutan oleh pemerintah pusat, terkait [nomenklatur]  dana tambahan [bagi Provinsi Papua]. Seharusnya sebutannya adalah ‘dana tambahan Otsus’, bukan DTI. Kami klarifikasi supaya kedepan tak ada salah sebut,” kata Muhammad Musa’ad.

Musa’ad menyatakan kesalahan penyebutan nomenklatur dana tambahan bagi Provinsi Papua itu telah menjadi pembahasan bersama sejumlah kementerian. Pembahasan itu menjadi salah satu penyebab terlambatnya pencairan Dana Otonomi Khusus (Dana Otsus) Papua.

Musa’ad menyatakan hingga saat ini pemerintah pusat juga masih membatasi pengunaan tambahan Dana Otsus infrastruktur yang hanya boleh dibelanjakan dalam bidang transportasi. Padahal, sejak 2017 Pemerintah Provinsi Papua telah mengajukan permintaan agar dana tambahan Otsus dapat dipakai untuk membiayai pembangunan infrastruktur non-transportasi, seperti infrastruktur energi, air bersih, dan telekomunikasi.

Loading...
;

Menurut Musa’ad, salah satu kebutuhan mendesak untuk memperluas penggunaan dana tambahan Otsus adalah membiayai pembangunan berbagai sarana dan prasarana Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Apalagi, Instruksi Presiden No 10 Tahun 2017 telah menginstruksikan Gubernur Papua untuk segera mengambil langkah strategis dalam mempersiapkan PON.

“Makanya, sejak 2018 lalu kami diskusikan, [agar] pada tahun ini, Pemerintah Provinsi Papua bisa menggunakan dana tambahan Otsus untuk membiayai pembangunan venue PON. Apalagi Peraturan Presiden Nomor 38 Tahun 2015 mendeskripsikan infrastruktur itu mencakup bidang sosial, pendidikan, kesehatan, olahraga dan pariwisata,” ujar Musa’ad.

Akan tetapi, permintaan perluasan kemungkinan penggunaan dana tambahan Otsus itu ternyata menjadi pembahasan panjang antara Pemerintah Provinsi Papua dan sejumlah kementerian.”Kami minta ruang [penggunaan dana tambahan Otsus] ini dibuka, dan pembahasan tersebut menjadi panjang bersama kementerian terkait. Namun untuk pembangunan venue [PON] bisa [dibiayai] dana tambahan Otsus,” sambungnya.

Terkait masalah pencairan Dana Otsus, Musa’ad menyatakan Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan rekomendasi pencairan Dana Otsus sejak 25 Juni 2019. Akan tetapi, hingga Senin, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum juga mencairkan Dana Otsus 2019.

“Biasanya, [setelah] turun rekomendasi [dari Kementerian Dalam Negeri], minggu ini sebenarnya sudah bisa ditransfer tahap pertama dari Kemenkeu. [Setelah pencairan tahap pertama], kami bisa mengajukan [permintaan] pencairan tahap kedua. [Dana Otsus tahap kedua] diharapkan bisa cair pada Agustus,”  katanya.

Sekretaris Daerah Provinsi Papua Hery Dosinaen menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe telah berkirim surat kepada Kementerian Dalam Negeri, untuk memberitahukan keterlambatan pencairan Dana Otsus itu. Dosinaen menyatakan surat rekomendasi pencairan Dana Otsus telah disampaikan kepada Kemenkeu, sehingga ia yakin Dana Otsus akan segera diterima Pemerintah Provinsi Papua.

“Ini menjadi tantangan bagi kami, karena banyak kegiatan yang bersumber dari Dana Otsus. Mudah- mudahan tidak terlalu lama bisa dicairkan, agar bisa ditransfer dan diproses untuk menopang semua pembangunan yang bersumber dari Dana Otsus itu,” kata Hery. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top