HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bappenas siapkan regulasi khusus untuk buka akses perdagangan ke Pasifik

Gerbang perbatasan RI-PNG di Skouw, Distrik Muaratami, Kota Jayapura – Jubi.Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional atau PPN/Bappenas sedang mempersiapkan regulasi khusus agar barang yang diproduksi di Papua dapat langsung diekspor ke kawasan Pasifik. Bappenas juga menyiapkan Sorong, Jayapura, dan Merauke menjadi simpul ekspor dari Papua.

Hal itu dinyatakan Direktur Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Perdesaan Kementerian PPN/Bappenas Velix Vernando Wanggai di Jayapura, Senin (12/8/2019). Menurutnya, Bappenas sedang menyiapkan sejumlah regulasi yang diperlukan untuk melakukan ekspor langsung dari Papua dengan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan dan Kementerian Pertanian.

“Bappenas bersama beberapa kementerian sedang merumuskan aturan khusus untuk membuka konektivitas Papua [agar dapat melakukan ekspor secara langsung],” kata Velix Wanggai.

Selama lima tahun mendatang, Bappenas juga akan menyiapkan Kota Sorong, Kota Jayapura, dan Kabupaten Merauke agar bisa menjadi simpul utama aktivitas ekspor barang produksi Papua ke berbagai negara. “Jadi dari Sorong bisa ekspor langsung ke Asia Timur, [seperti Cina, Korea, dan Jepang. Sedangkan Jayapura ke wilayah utara, dan Merauke ke wilayah selatan,” jelasnya.

Loading...
;

Wanggai menyatakan pihaknya merancang paket kebijakan baru untuk membangun sejumlah pusat pertumbuhan ekonomi di Papua. “[Kami ingin membangun] sentra wisata nasional di Raja Ampat, Triton dan Biak. Kawasan industri baru dapat dibangun di Teluk Bintuni dan Mimika. Sementara di Merauke dan Jayapura akan dibangun sentra Sentra produksi kopi juga akan dibangun di kawasan pegunungan tengah Papua,” kata Wanggai.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe kembali menegaskan agar pemerintah Indonesia menetapkan Papua sebagai satu-satunya pintu masuk Indonesia dalam kerjasama ekonomi di kawasan Pasifik.”Kalau misi ekonomi, harus ada program yang jelas, sehingga betul-betul menyentuh masyarakat Pasifik. Kalau hanya sekadar untuk menutupi isu politik, itu tidak bagus,” kata Enembe.

Enembe menjelaskan Papua memiliki produk yang cukup beragam yang dibutuhkan negara tetangga di kawasan Pasifik. Selama ini, Australia menjadi eksportir ke sejumlah negara Pasifik, mengekspor barang yang mereka beli dari Thailand dan Vietnam.

“Kenapa tidak langsung dari Papua, Indonesia ke Pasifik. Mata rantai ini yang harus kita putuskan. Kalau dia mau ambil beras, ya dari Papua. Itu sebabnya kami mendeklarasikan Papua sebagai satu-satunya pintu Indonesia ke kawasan Pasifik,” jelasnya. (*)

 

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top