Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Baru 201 kampung di Jayawijaya yang siap dicairkan dana desa

Para kepala distrik dan kepala kampung se Jayawijaya saat mengikuti pengarahan dari bupati di gedung Ukumearek Asso Wamena baru-baru ini-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Jayawijaya, Lenensia Manuputty mengatakan dari 328 kampung di daerah itu, tercatat baru 201 kampung yang telah diverifikasi memasukan APBK dan RKPK kepada pemerintah daerah. Untuk pencairan dana desa tahap pertama.

“Kami sudah tindaklanjuti hasil verifikasi ke inspektorat dan dari inspektorat membuat catatan untuk diberikan ke dinas keuangan untuk proses pencairan,” katanya kepada Jubi di ruang kerjanya, Selasa (25/6/2019).

Sekarang ini, setiap pengajuan APBK dan RKPK untuk pencairan dana desa, perlu ada rekomendasi setiap kepala distrik. Ketika kepala distrik sampaikan rekomendasi untuk DPMK, baru dapat dibuat pengantar ke keuangan sesuai keputusan bupati.

“Ketika belum ada rekomendasi dari kepala distrik, proses pencairan dana tidak boleh dilakukan. Rekomendasi itu terkait dengan kelengkapan administrasi seperti APBK, RKPK kemudian SPJ yang dari 2017-2018 ada sekitar 80-an kampung belum masukkan pertanggungjawaban,” katanya.

Jika dokumen-dokumen yang diminta itu tidak dilengkapi, maka dana kampung sementara akan diblokir, walaupun sudah ada di rekening kas kampung.

Loading...
;

Soal batas waktu bagi kampung yang belum menyampaikan APBK dan RKPK memang telah ditentukan sejak awal tahun, karena proses pencairan tahap pertama dana desa ini di Maret 2019, tetapi kenyataannya masih banyak yang belum memasukkan.

Apalagi dengan adanya permendagri 20 tahun 2018, katanya, membuat kepala kampung harus mengubah format yang ada, karena format yang digunakan saat ini masih menggunakan pola lama, sebelum Permendagri 20 itu ada banyak kode-kode rekening yang harus berubah sehingga itu yang membuat lambat dalam melengkapi APBK.

“Memang kepala kampung di satu sisi belum memahami betul terkait dengan kode-kode rekening ini, tetapi mau tidak mau, suka tidak suka kepala kampung harus ikuti aturan yang ada,” katanya.

Sekretaris Daerah Jayawijaya, Yohanes Walilo menambahkan, setiap kepala kampung yang belum memasukan APBK agar dapat segera menyampaikan ke dinas pemberdayaan masyarakat dan kampung, beserta laporan pertanggungjawaban penggunaan dana desa tahun sebelumnya.

“Segera sampaikan laporan pertanggungjawaban, kalau tidak kita tidak akan melayani bagi yang belum. Artinya, yang rugi para kepala kampung dan masyarakatnya juga, sehingga harus secepatnya sampaikan laporan,” kata Walilo. (*)

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top