Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bawaslu akan kawal distribusi surat suara sampai TPS

Ronaldo Manoach saat memberikan keterangan kepada wartawan – Jubi/Yance Wenda

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Terkait banyaknya kasus surat suara yang rusak, Bawaslu Papua menginstruksikan Bawaslu kabupaten dan kota, untuk memastikan bahwa dari percetakan sampai tempat pemungutan suara (TPS) semua logistik aman.

“Misalnya ada temuan-temuan hilangnya satu kota, itu kami langsung konfirmasi ke percetakkan. Kami sendiri sudah mendapat surat kuasa dari Bawaslu Republik Indonesia (RI) untuk bisa akses langsung ke percetakkan untuk mengkroscek hal tersebut,” kata anggota Bawaslu Papua, Ronald Manoach, kepada Jubi, Jumat (15/3/2019).

Ronald menegaskan beberapa waktu lalu pihaknya sudah dikonfirmasi dan masalah kerusakan surat suara telah diselesaikan.

“Kita update terus kalau memang ada yang rusak, kita akan tindak-lanjuti. Terakhir surat suara yang rusak di kabupaten dan kota belum disampaikan itu dan kita masih merangkumnya,” jelasnya.

Loading...
;

Untuk menggantikan surat suara yang rusak, kata Ronald, merupakan kewenangan KPU. Bawaslu hanya memastikan logistik pemilu, termasuk surat suara, sesuai dengan jumlah pemilih.

“Kalau surat suara yang tidak sesuai itu karena apa, rusak, tercecer, karenas alah pengiriman dalam ekspedisi atau karena apa, itu nanti diuraikan satu persatu dan KPU wajib menindaklanjuti hasil temuan tersebut,” tutur Ronald.

Dengan semakin dekatnya waktu pemilihan yang akan dilakukan, khususnya di Papua, yang paling berat itu ada di pemilhan anggota legislatif.

“Semua pihak harus saling bergandengan tangan mensosialisasikan seperti sekarang yang kami lakukan di Para-para Bawaslu, karena masyarakat di tingkat bawah ini minim informasi tentang pemilu dan sering menjadi obyek, seperti di Kampung Yanggandur Kabupaten Merauke, ada kepala kampung yang masih berfikir dia boleh menjadi tim sukses dari salah satu partai politik, padahal sebenanrya itu tidak boleh,” ungkapnya.

Sosialisasi seperti ini, imbuhnya, perlu dilakukan sampai di daerah pegunugan karena sosialisasi seperti sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat di level bawah.

“Sosialisasi seperti ini harus turun di masyarakat agar masyarakat tidak disesatkan dengan informasi yang salah, yang ujung-ujungnya nanti menimbulkan konflik. Internal Bawaslu sepakat, untuk mengatasi hal itu kami melakukan supervisi ke 29 kabupaten dan kota serta memastikan Gakumdu siap, baik secar adminstrasi, sosialisasinya ke masyarakat, soliditasnya dan personil,” kata Ronald.

Fritz Edward Siregar anggota Bawaslu RI, mengatakan pengawasan dilakukan di semua lini agar proses pemilihan berjalan aman dan lancar.

“Kita melakukan pengawas untuk semuanya dan nanti di setiap TPS akan punya aplikasi untuk langsung bisa tahu hasil perhitungan suara sehingga bisa tahu berapa dari TPS ini dan itu bisa menjadi bukti perbandingan,” kata Fritz. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top