Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bawaslu ingatkan pengawas di tingkat bawah

Suasana rapat kerja teknis yang digelar Bawaslu Kabupaten Jayapura – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jayapura menggelar Rapat Kerja Teknis dalam rangka persiapan bimbingan teknis (bimtek) pengawas TPS serta saksi partai politik (parpol) dalam proses pungut hitung.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Alison Sentani, yang diikuti anggota Panwas Distrik se Kabupaten Jayapura.

Ketua Bawaslu Kabupaten Jayapura, Zakarias Ronsumre, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada anggota Panwas Distrik yang nantinya diteruskan lagi dalam bimtek kepada pengawas di TPS.

“Yang terpenting adalah sisi pengawasan yang benar-benar intens harus dilakukan oleh para pengawas ini. Mengingat daerah kita yang saat ini dalam kondisi yang belum stabil akibat banjir bandang beberapa waktu lalu,” kata Ronsumre, yang ditemui di Sentani, Selasa (26/3/2019).

Loading...
;

Dikatakan, dari materi yang diberikan ini ada dua bagian, pengawasan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Lanjutnya, untuk pengawasan ini yang lebih banyak ditekankan kepada pengawasan di tingkat TPS. Sementara untuk SDM yang disampaikan adalah bagaiman melaksanakan pengawasan yang baik ketika proses pungut hitung berlangsung.

“Dalam kondisi seperti ini, kami pengawas harus bekerja keras. Karena belum ada koordinasi soal daftar pemilih, tempat-tempat TPS yang ditetapkan lebih awal, apakah mengalami perubahan atau tidak, lalu bagaimana dengan pemilih yang saat ini menjadi korban banjir dan sedang dalam pengungsian. Oleh sebab itu, pengawas kami di tingkat bawah perlu dibekali dengan baik,” jelasnya.

Sementara itu, Yosua Yarona, salah seorang anggota Pengawas Distrik Ravenirara, mengatakan dalam teknis pelaksanaan dan pengawasan di lapangan pada hari pencoblosan hingga pungut hitung, tidak jauh beda dengan pemilu lalu. Hanya saja, kondisi saat ini agak berbeda dengan bencana alam yang menimpa Kabupaten Jayapura.

“Mulai dari daftar pemilih, tempat pemungutan, serta panitia pelaksana pencoblosan pada 17 April nanti yang belum jelas. Sehingga, bimtek nanti dilakukan untuk kami, lalu diteruskan kepada pengawas TPS. Karena ada saksi parpol juga yang akan ditugaskan di setiap TPS. Yang ditakuti adalah laporan pelaksanaan yang berbeda,” ungkapnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top