Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bawaslu Kotabaru sita paket Sembako dari Caleg

Ilustrasi Sembako di Pasar Hamadi, Kota Jayapura, Papua. – Jubi/Ramah

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Kotabaru, Jubi – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kotabaru, Provinsi Kalimantan Selatan mengamankan sebelas karung berisi paket sembilan bahan pokok (Sembako) yang diduga dijadikan alat kampanye salah seorang calon anggota legislatif (Caleg).

Temuan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pemilu yang diduga dilakukan Caleg DPRD Kabupaten Kotabaru daerah pemilihan satu berinisial Ag yang membagi-bagikan Sembako.

“Ada informasi masyarakat bahwa ada pembagian sembako berupa beras dan lain sebagainya,” ujar Ketua Bawaslu Kotabaru, Mohamad Erfan, Minggu (14/4/2019).

Berita terkait : Mahasiswa laporkan dugaan Caleg pelaku politik uang

Loading...
;

Bawaslu Sulteng siap pidanakan masyarakat terlibat politik uang

Kapolres Mimika akan beri hadiah bagi pelapor politik uang

Menurt Efan, informasi yang diterima melalui telepon pada Sabtu (13/4/2019) malam itu langsung ditindaklanjuti oleh dengan turun ke lapangan bersama Tim Gakkumdu.

“Ternyata benar apa yang disampaikan oleh masyarakat, ada barang bukti yang telah kami bawa,” kata Erfan menambahkan.

Di rumah Caleg bersangkutan yang berlokasi di Jalan Wiramartas Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara didapati lima karung berisi 143 bungkus beras seberat masing-masing satu kilogram dan enam karung lainnya berisi 73 paket sembako yang terdiri dari minyak goreng, gula dan susu kaleng.

Alat bukti lainnya adalah satu lembar daftar nama penerima sembako dan bahan kampanye berupa kartu nama. Penyebaran bahan kampanye disertai pembagian sembako secara gratis diduga dilakukan di rumah caleg tersebut.

“Kami menemukan dugaan politik uang karena ada pembagian sembako, sehingga hari ini kami bersama Tim Gakkumdu harus merapatkan kemudian nanti kami rapat pleno apakah ada unsur tindak pidana,”  kata Erfan menjelaskan.

Baca juga : Calon bupati ini janjikan motor bagi pelapor politik uang

Politik uang dan penebar isu SARA, rendahkan martabat rakyat

Panwas dan Parpol Kabupaten Nabire deklarasikan tolak politik uang

Jika dari hasil kajian diputuskan ada pelanggaran pidana Pemilu, maka dalam satu kali 24 jam akan diteruskan laporan ke Sentra Gakkumdu.

Temuan itu diduga melanggar Undang Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, tentang Pemilihan Umum pasal 280 ayat (1) huruf j, yang menyatakan bahwa pelaksana, peserta, dan tim kampanye Pemilu dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top