Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Begini masalah distribusi BBM di Papua

John N.R Gobay ketika berdiskusi dengan masyarakat -( Jubi/Hengky Yeimo).

Jayapura, Jubi – Tanah Papua yang luasnya tiga kali Pulau Jawa dan tercatat sebagai pulau terbesar kedua di dunia setelah Greenland, punya tantangan tersendiri. Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) perlu penanganan khusus.

Legislator Papua John N.R Gobay mengatakan, kondisi daerah ini tentunya mempunyai permasalahan tersendiri terkait distribusi BBM.

“Bukan hanya persoalan harga, tetapi ketersediaan BBM di daerah pesisir jauh dan Pegunungan. Hal ini memicu lambungnya harga bahan bakar minyak di Papua,”katanya, kepada Jubi, Minggu (10/2/2019).

John mengatakan, permasalahan Bahan bakar minyak (BBM) di Papua bukan sekedar satu harga di Papua. Tetapi juga soal pemerataan ketersediaan BBM.

“Hal ini dialami di Asmat, Mimika, Waropen serta kabupaten-kabupaten di Pegunungan Papua,” katanya.

Loading...
;

John mengatakan, satu harga BBM,Presiden Joko Widodo telah menetapkan dan melakukan kebijakan penetapan satu harga BBM, agar BBM dapat dibeli dengan harga yang sama di Jawa.

Harga di Jawa dengan harga di Pegunungan Papua sama. Menurutnya harga BBM harganya masih tetap berfluktuasi dan masyarakat di Papua masih terlilit oleh keadaan itu, namun masyarakat belum mengeluh terlalu kuat dengan keadaan tersebut.

“di Kabupaten Asmat, Kabupaten Mimika, Kabupaten Waropen, Kabupaten Intan Jaya. Masyarakat di daerah ini mengeluh karena ketersediaan BBM, karena untuk kebutuhan pembangunan dan pelayananan pemerintahan di daerah daerah ini sangat tergantung dengan BBM,” katanya.

John mengatakan, untuk menjawab permasalahan BBM maka hal yang perlu kami diusulkan adalah. Perlu penambahan jumlah Depot dan dibuat Depot Pertamina serta adanya pelabuhan untuk memungkinkan kapal tanker mengangkut minyak di Kabupaten Asmat dan Kabupaten Waropen serta Kabupaten Mimika.

“Perlu adanya subsidi bagi pesawat pengangkut BBM untuk daerah daerah pegunungan,” katanya.

Sementara itu salah seorang pengojek Di Paniai mengatakan, harga bahan bakar mahal. Kalau biasanya, dia membelinya eceran .

“Perlu pengawasan dari dewan perwakilan rakyat daerah kabupaten Paniai untuk menelusuri bisnis gelap ini,” katanya.

Editor: Syam Terrajana

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top