Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Belasan pembakar hutan dan lahan ditangkap

Pemadaman kebakaran, pixabay.com

Baru sebatas menangani tersangka perorangan atau masyarakat. Proses penegakan hukum belum ada yang menyentuh korporasi atau perusahaan.

Papua No. 1 News Portal | Jubi,

Pekanbaru, Jubi – Satuan tugas penegakan hukum kebakaran hutan dan lahan Provinsi Riau menyatakan telah menangkap 12 tersangka pelaku pembakar lahan yang ditangani lima kepolisian resor di wilayah tersebut.

“Sudah ada 12 tersangka yang kita tangani. Ada penambahan kemarin yang tertangkap tangan,” kata Kapolda Riau, Irjen Pol Widodo Eko Prihastopo, Senin, (25/3/2019).

Berita terkait : Kebakaran hutan Sumatera banyak di area konflik

Loading...
;

1.622 desa di Kalteng rawan kebakaran hutan dan lahan

Dua Heli jatuhkan bom air padamkan kebakaran hutan

Widodo menyatakan, Polda Riau yang masuk sebagai bagian dari Satgas terus penegakan hukum sebagai upaya menekan luasan kebakaran lahan, selain itu juga  menimbulkan efek jera bagi pelaku.

Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto, menjelaskan seluruh tersangka yang ditangani jajaran Polda Riau tersebut terdiri laporan polisi. Mayoritas penanganan tersangka diproses oleh kepolisian yang berada di pesisir Riau seperti Bengkalis, Dumai, Rokan Hilir dan Meranti.

“Keempat wilayah itu sepanjang awal 2019 ini tercatat mengalami kebakaran hebat hingga ribuan hektare,” kata Sunarto.

Menurut dia, Polres Dumai menangani  tersangka terbanyak mencapai  lima tersangka. “Dari lima tersangka di Dumai, satu di antaranya telah diserahkan ke Jaksa atau proses tahap II,” kata Sunarto menjelaskan.

Berita terkait lain : BPBD Jayawijaya: Kebakaran hutan 2015 jadi bahan introspeksi

Ini kendala pemadaman kebakaran lahan gambut di Meranti

Pemanfaatan hutan sembarangan di Kalteng ancam ekosistem alam

 

Sedangkan Polres Rokan Hilir menangani tiga orang tersangka pembakar lahan, yang masih dalam tahap penyidikan. Polres Meranti menangani dua tersangka dengan salah satu tersangka telah diserahkan ke jaksa, sementara Polres Bengkalis dinyatakan baru menangani satu orang tersangka, meski wilayah itu menyumbang luas kebakaran terbesar di Riau.

“Kemudian, Polresta Pekanbaru menangani satu orang tersangka,” katanya.

Dari total 12 tersangka pembakar lahan tersebut, baru sebatas menangani tersangka perorangan atau masyarakat. Proses penegakan hukum belum ada yang menyentuh korporasi atau perusahaan, meski sepanjang 2019 ini terdapat sejumlah lahan konsesi perusahaan yang tak luput dari kebakaran. (*)

Editor : Edi Faisol

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top