Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Belum diresmikan, jembatan Holtekam terkendala hak ulayat

Dua petugas saat melihat masterplan pembangunan Jembatan Hamadi-Holtekamp – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Jembatan Hamadi-Holtekam yang menjadi ikon Kota Jayapura terancam tak bisa diresmikan. Menurut Balai Besar Pembangunan Jalan dan Jembatan Wilayah XVIII Kementerian PUPR  Provinsi Papua, masih ada pembayaran hak ulayat tanah yang belum terselesaikan. Padahal, jembatan tersebut telah rampung 100 persen.

“Rp26,1 miliar sudah dibayarkan oleh pemerintah sejak awal pembangunan, namun dalam perjalanan ada tuntutan lagi, dan dibayar Rp5 miliar, namun pembayaran tersebut tidak tepat sasaran, sehingga dana sebesar Rp5 miliar tersebut sudah dikembalikan ke pemerintah,” kata Kepala BBPJN Wilayah Papua Osman H. Marbun kepada wartawan, Selasa (3/9/2019) di Jayapura.

Menurutnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURP), RI Basuki Hadimuljono dan Gubernur Papua Lukas Enembe juga sudah melihat perkembangan dari proses pembangunan jembatan tersebut. Rencananya akan ada pembicaraan untuk mencari jalan keluar pada Oktober nanti.

“Kalau sudah tuntas pembayaran, pastinya akan diresmikan. Untuk pembangunannya sudah rampung semua dan bisa dikatakan sudah 100 persen, tinggal diresmikan,” ujarnya.

Loading...
;

Sebelumnya Staf Khusus Presiden Lenis Kogoya berharap sengketa hak ulayat Jembatan Holtekam harus tuntas sebelum diresmikan oleh Presiden RI, Joko Widodo.

“Saya berharap ketika Presiden meresmikan jembatan tersebut sudah tidak ada persoalan lagi. Jadi beliau datang itu tinggal meresmikan, bukan menyelesaikan persoalan yang beberapa waktu lalu dituntut oleh pemilik hak ulayat,” katanya kepada Jubi.

Dia mengaku sudah melakukan komunikasi dengan pihak pemilik hak ulayat. Dari pertemuan tersebut, dirinya membenarkan bahwa tanah tersebut adalah milik masyarakat adat yang harus diselesaikan oleh pemerintah Papua.

“Pembangunan jembatan ini kan untuk mempermudah akses dan memberikan manfaat yang baik kepada masyarakat di Papua khususnya di Jayapura. Jadi bukannya menyusahkan masyarakat seperti ini (tunggakan pembayaran),” ujarnya. (*)

Editor : Edho Sinaga

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top