Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bhayangkara FC jadi tantangan kedua JFT

Jacksen F. Tiago memimpin Persipura di laga perdananya kala membekuk tim tamu Madura United dengan skor akhir 1-0 yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura – Jubi/Roy Ratumakin.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Menghadapi tuan rumah Bhayangkara FC pada pekan kesembilan dalam lanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2019 menjadi tantangan kedua bagi Jacksen F. Tiago sebagai pelatih kepala Persipura.

Tantangan kedua ini terbilang berat karena harus bermain di luar kandang. Apalagi posisi Bhayangkara FC berada urutan ketiga klasemen sementara dengan perolehan 19 poin. Sedangkan Persipura kini berada di posisi 15 klasemen dengan baru mengumpulkan tujuh poin.

Margin poin antara Bhayangkara FC dan Persipura cukup jauh yaitu 12 poin. Persipura pun harus meraih empat kemenangan untuk mendapatkan poin yang sama dengan sang tamu, namun sang tamu juga harus mengalami kekalahan di empat laga. Hal ini cukup mustahil, namun dalam sepak bola tidak ada yang tak mungkin.

Aura kebangkitan Persipura sudah mulai terpancar ketika Papi Negro menginjakkan kakinya di Kota Jayapura untuk menjadi pelatih pengganti Luciano Leandro bagi Boaz Solossa dan kawan-kawan.

Loading...
;

Aura tersebut terlihat jelas dengan menang atas tamunya Madura United beberapa hari kemarin dengan skor tipis 1-0. Tapi di laga itu, Persipura bertindak sebagai tuan rumah yang mendapat dukungan langsung dari suporter fanatiknya.

Kali ini berbeda, karena Boaz Solossa harus bermain dihadapan juara bertahan Liga Gojek-Taveloka musim sebelumnya. The Guardian julukan Bhayangkara FC pada musim ini belum terkalahkan kala berlaga di kandangnya. Barito Putra dan Persela Lamongan menjadi tumbalnya, namun hanya PS Tira-Persikabo lah yang berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 1-1.

Apakah Persipura akan menambah catatan manis bagi Bhayangkara? Ataukah Persipura-lah yang menjadi tim pertama menumbangkan tim besutan Angel Alfredo Vera yang merupakan mantan pelatih Persipura dan juga telah memberikan gelar Torabica Soccer Champions (TSC) A pada musim 2016 lalu.

Mantan asisten pelatih Persipura Mettu Dwaramuri mengatakan, Persipura patut mewaspadai Bhayangkara FC, pasalnya tren positif sedang berada di posisi tuan rumah. Dari tujuh laga yang sudah dijalaninya, Bhayangkara FC hanya dua kali kalah ketika menghadapi tuan rumah PSM Makassar dan Bali United.

“Bhayangkara FC pernah menang di luar kandang saat melawan Persib Bandung dan berhasil meraih hasil imbang di kandang PSS Sleman dan Borneo FC. Artinya bahwa Bhayangkara bermain baik di kandang maupun luar kandang selalu memiliki track record bagus. Ini yang harus diwaspadai Persipura,” katanya kepada Jubi melalui sambungan telepon selularnya, Rabu (17/7/2019) malam.

Dikatakan, hasil yang diraih Bhayangkara FC tersebut pernah diraih Persipura dalam lima tahun belakangan ini. Hal tersebut membuat banyak klub berlomba-lomba untuk mengalahkan Persipura. Sama halnya sekarang bahwa banyak klub berlomba untuk mengalahkan Bhayangkara FC termasuk Persipura.

“Tapi saya melihat, Persipura sudah mulai menuju pada tren positif. Kemenangan atas Madura United kemarin merupakan awal kebangkitan Persipura. Seperti yang pernah saya bilang bahwa kebangkitan ini memang terlambat, tetapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Saya percaya Jacksen dapat melalukan hal-hal diluar dugaan kita,” ujarnya.

Ketua Persipura Mania, Wilson Samonsabra dalam sambungan telepon selular kepada Jubi mengatakan, Persipura dapat melewati hadangan kedua dari Bhayangkara FC walaupun bermain dikandangnya tuan rumah.

“Jangan salah, coach Jacksen juga memiliki track record yang bagus kala membesut Persipura dan meraih kemenangan dikandang lawan. Arema FC, Persib Bandung, dan Madura United pernah mengakui keunggulan Persipura dihadapan pendukungnya sendiri. Dan kita berharap, lawan Bhayangkara FC nanti, memori kemenangan di luar kandang bisa terulang kembali,” katanya.

Selain itu kata Wilson, ada beberapa pemain yang sudah bisa merumput setelah menjalani hukuman akumulasi kartu. Mereka diantaranya Ian Louis Kabes dan Ricardo Salampessy.

“Kalau Kabes dan Ricardo sudah bisa diturunkan maka Persipura akan semakin kuat di tangan coach Jacksen. Karena hanya coach Jacksen yang sangat paham menempatkan pemainnya saat menghadapi lawan dari Persipura. Coach Jacksen selalu melakukan rotasi pemain sesuai kebutuhan atau siapa lawan Persipura,” ujarnya. (*)

 

Editor: Edho Sinaga

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top