Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Biro Otsus akan sosialisasikan program siswa unggul di sekolah

Kepala Biro Otonomi Khusus Papua, Aryoko Rumaropen – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Biro Otonomi Khusus (Otsus) Provinsi Papua dalam waktu dekat akan mensosialisasikan program siswa unggul di sekolah-sekolah SMA/SMK  di Bumi Cenderawasih. Setiap kabupaten/kota diminta  mempersiapkan siswanya.

Kepala Biro Otsus Papua, Aryoko Rumaropen mengatakan  pemerintah kabupaten/kota dan pihak sekolah, dalam hal ini kepala sekolah harus aktif agar siswa yang akan diikutkan bisa mempersiapkan diri dengan baik.

“Nanti nama-nama dan berkas siswa dikirim atau diambil oleh panitia provinsi, kemudian diumumkan nama-nama siswa dari setiap wilayah adat yang lulus administrasi untuk kemudian mengikuti tes,” kata Rumaropen, di Jayapura, Selasa (23/4/2019).

Ketua Panitia Program Siswa Unggul, Anthony Mirin mengatakan syarat utama yang harus dimiliki seorang siswa yang ingin mengikuti tes yakni,  menguasai bahasa inggris, karakter, sikap, kejujuran dan skill akademik harus bagus. Artinya, siswa yang akan mewakili kabupaten/kota harus benar-benar unggul.

“Nilai rata-rata setiap siswa menjadi acuan dalam administrasi. Jadi bisa dibilang tes kali ini akan berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya,” kata Mirin.

Loading...
;

Menurut ia, seleksi kali ini akan sangat ketat mengingat perkembangan zaman semakin maju, dan siswa-siswa asli Papua ini akan dikirim ke universitas top dunia, sehingga tidak ada kata main-main dalam proses seleksi.

“Kita sudah ada di era pasar global yang semakin maju, dan anak-anak Papua di tempat studi tidak lagi di anggap orang Papua tetapi dipandang sebagai anak internasional yang sudah siap kemampuan, bahasa untuk bersaing dengan orang-orang lain,” ujarnya.

“Jika persiapan dilakukan secara bagus, maka anak-anak Papua yang terpilih akan berhasil dalam studi,” sambungnya.

Anthony Mirin menambahkan, pihaknya akan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada siswa SMA/SMK di 29 kabupaten/kota lima wilayah adat. Semua siswa diberi kesempatan mengikuti seleksi

“Kami akan libatkan Jakarta International College (JIC) dalam seleksi tahun ini, sedangkan panitia seleksi tetap dipegang oleh pemerintah provinsi Papua. Kami libatkan pihak akademis agar dalam proses  seleksi tetap independen, bebas dan tidak ada intervensi dari siapapun,” katanya. (*)

Editor: Syam Terrajana

 

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top