Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Blok oposisi Kiribati desak sidang parlemen diteruskan

Gedung Parlemen Kiribati. – Radio Australia/Pacific Beat

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Tarawa, Jubi – Anggota parlemen (MP) kubu oposisi di Kiribati gusar setelah parlemen tiba-tiba dirampungkan satu hari lebih cepat, sebelum hari terakhir dimana oposisi berencana mengajukan mosi tidak percaya terhadap presiden negara itu, Taneti Maamau.

Presiden Maamau telah memimpin dengan pemerintah minoritas sejak awal November, setelah 13 MP pemerintah pindah ke oposisi karena tidak puas dengan cara Maamau menangani isu peralihan pengakuan diplomatik dari Taiwan ke Tiongkok.

Pengamat politik, Teweiariki Teaero, mengungkapkan bahwa kelompok oposisi telah menggunakan suara mayoritasnya untuk memblokir RUU yang diajukan pemerintah di hadapan parlemen.

“Ini seperti lomba tarik tambang, yang paling penting dari semuanya, rancangan anggaran yang diajukan pemerintah juga telah diblokir oleh oposisi,” tutur Teaero.

Loading...
;

Upaya untuk menggulingkan presiden itu sudah diblokir oleh juru bicara parlemen. Tetapi setelah dilaporkan, Pengadilan Tinggi mengambil keputusan awal pekan ini dan mengizinkan pengajuan mosi tidak percaya terhadap presiden.

Mosi kedua ini diharapkan diajukan pada Rabu atau Jumat pekan lalu.

Namun sidang parlemen tiba-tiba ditunda pada Kamis, dan banyak pihak yang khawatir sidang parlemen tidak akan diadakan lagi sampai setelah pemilu nasional awal tahun depan.

Pemimpin Oposisi, Titabu Tabane, berkata kepada Pacific Beat bahwa penundaan itu ilegal dan melanggar hukum yang berlaku.

Tabane menegaskan oposisi akan segera mengajukan petisi ke parlemen dan ke pengadilan, untuk memaksa agar sidang parlemen kembali dimulai.

Ia mengungkapkan tanpa pengesahan anggaran negara, layanan publik seperti pendidikan dan kesehatan bisa kehabisan dana tahun depan.

Pakar politik Teaero mengatakan perpecahan politik ini adalah salah satu yang terbesar yang pernah ia lihat, dalam beberapa tahun terakhir.

Pacific Beat telah meminta komentar dari Pemerintah Kiribati. (Radio Australia)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top