BPOM Jayapura: Jadilah konsumen cerdas

BPOM Jayapura: Jadilah konsumen cerdas

Pegawai Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura saat melakukan pemeriksaan – Jubi/Ramah.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Jayapura H. G. Kakeriss mengimbau masyarakat di Papua khususnya di Kota Jayapura untuk menjadi konsumen yang cerdas.

Hal itu dikatakan Kakerissa karena tingginya permintaan pangan olahan yang biasanya dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mengedarkan pangan ilegal, kadaluwarsa, maupun mengandung bahan berbahaya.

“Konsumen yang cerdas harus mengecek label, izin edar, kemasan yang dijual oleh distributor dan retail (toko, pasar tradisional, supermarket, hypermarket, dan penjual parcel) untuk mengetahui keamanan pangan dan mutunya,” kata Kakerissa di kantor BPOM Jayapura, Selasa (21/5/19).

BPOM Jayapura kata dia mempunyai kegiatan rutin berupa intensifikasi pengawasan pangan, khususnya di hari besar keagamaan. Berdasarkan pengalaman saat menjelang hari-hari besar keagamaan dan tahun baru stok pangan dijual dalam jumlah banyak, untuk itu dilakukan pengawasan yang sangat intensif. Namun tak hanya hari besar keagamaan saja tindakan pengawasan ini dilakukan, tetapi di hari-hari biasa juga selalu dilaksanakan.

“Intensifikasi biasanya dilaksanakan akhir November dan minggu pertama, kedua, dan ketiga Desember. Intensifikasi dilakukan di kota dan kabupaten di Papua, bersama Dinas Kesehatan, Disperindagkop, dan pihak kepolisian,” kata Kakerissa.

Menurutnya, dari hasil pengawasan hingga minggu ke-IV (Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Biak, Kabupaten Supiori) jumlah sarana yang diperiksa adalah 157 sarana dan telah dimusnahkan produk yang tidak menenuhi ketentuan senilai Rp71.458.340 yang terdiri dari 177 jenis pangan. Sedangkan terkait takjil ditemukan satu jenis mengandung pewarna dilarang (rhodamin B), dan saat ini sedang diuji konfirmasi di laboratorium pangan dan BPOM Jayapura.

Sementara itu, Kepala Seksi Standarisasi dan Perlindungan Konsumen Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Reymond Korwa menyatakan, guna menjaga kepuasan konsumen di Kota Jayapura, Disperindagkop dan UKM setempat bekerja sama dengan Balai POM Jayapura.

“Jadi, hasil temuan dari Balai POM menjadi acuan bagi kami untuk melakukan pembinaan kepada pelaku usaha agar kedepannya bisa menjual barang dengan kualitas baik. Dari sisi internal pedagang juga harus rutin melakukan pemeriksaan barang yang dijual agar aman dikonsumsi,” jelas Korwa. (*)

 

Editor      : Edho Sinaga

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)