Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Buchtar Tabuni: Tudingan Wiranto untuk membendung dukungan masyarakat internasional

Aksi demo rasisme yang berujung anarkis pada Kamis (29/8/2019) di Kota Jayapura – Jubi/Engel Wally.

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Ketua 2 Komite Legislatif United Liberation Movement For West Papua atau ULMWP, Buchtar Tabuni menilai pernyataan Wiranto yang menuding adanya konspirasi dalam unjukrasa dan amuk massa di Tanah Papua adalah upaya membendung dukungan masyarakat internasional terhadap masyarakat Papua. Tabuni mengingatkan dunia telah semakin terbuka, dan masyarakat internasional dapat mencari sumber pembanding atas pernyataan pejabat publik seperti Wiranto.

Hal itu disampaikan Buchtar Tabuni menanggapi pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto di tempo.co yang menyatakan adanya konspirasi antara ULMWP, Komite Nasional Papua Barat (KNPB), dan Benny Wenda dalam mendorong terjadinya demonstrasi anarkis di Tanah Papua. Tabuni membandingkan respon cepat pemerintah menangkapi para aktivis Papua dengan kelambanan pemerintah mengungkap kasus pelanggaran HAM di Papua.

“[Terjadi] kriminalisasi aktivis politik, aktivis HAM, aktivis mahasiswa, dan masyarakat adat, [antara lain] dengan menuding mereka. Wiranto berfikir itu materi yang paling ampuh untuk membungkam dukungan internasional untuk West Papua,” kata Tabuni kepada Jubi, Minggu (8/9/2019).

Tabuni menyayangkan tudingan miring tersebut. Tabuni menyatakan dunia sudah semakin terbuka dan mengetahui perkembangan orang Papua yang diintimidasi, diteror, serta menjadi korban dalam berbagai kasus pelanggarna HAM.

Loading...
;

“[Dunia sudah mengetahui] fakta pelanggaran HAM terhadap orang Papua [sangat banyak]. Kasus Wamena Berdarah, Biak Berdarah, Paniai Berdarah, [dan kini] Deiyai Berdarah. Masih banyak lagi pelanggaran HAM yang terjadi di Papua,” katanya.

Tabuni yakin tudingan sepihak Wiranto justru akan berbalik dan mempermalukan dirinya sendiri. Tabuni menyatakan lebih baik Wiranto diam dan berfikir. “Rakyat Papua yang ada di luar Papua sedang pulang ke tanah air West Papua. Jadi Wiranto harus berpikir baik. ULMWP mengusulkan agar masyarakat non-Papua segera mendeklarasikan diri untuk bergabung dan bersolidaritas dengan masyarakat Papua [yang] menuntut penentuan nasib sendiri bagi West Papua,” katanya.

Juru Bicara Komite Aksi ULMWP,  Ice Murib berharap dunia tidak berpaling dari Papua. Pemblokiran akses internet di Papua memang membuat informasi kondisi Papua sulit didapatkan, namun ia berharap masyarakat internasional tetap memperhatikan kondisi di Papua. “Jika dunia berhenti memandang [Tanah Papua], kemungkinan pemerintah Indonesia akan melakukan  tindakan keras seperti yang terjadi di Timor Timur dan di West Papua pada masa sebelumnya,” katanya.

Ralat: Sebelumnya tertulis wawancara dengan Buchtar Tabuni dilakukan pada Senin (9/9/2019), telah diralat bahwa wawancara dengan Buchtar Tabuni dilakukan pada Minggu (8/9/2019). 

Editor: Aryo Wisanggeni G

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top