Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

BUK Papua kawal kasus meninggalnya tahanan di Polres Biak

Foto ilustrasi – pixabay.com

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Lembaga swadaya masyarakat Bersatu Untuk Kebenaran atau BUK Papua menyatakan akan terus mengkawal kasus meninggalnya Rolando Yawan, seorang tahanan yang ditemukan meninggal di sel Kepolisian Resor Biak Numfor, Papua, Sabtu (15/7/2019). BUK Papua mendesak polisi segera mengumumkan hasil autopsi jenazah Yawan kepada keluarganya.

Ketua BUK Papua, Tineke Rumkabu mengatakan pihaknya akan terus mengadvokasi kasus itu hingga penyebab kematian Yawan terungkap, karena pihak keluarga menduga korban meninggal akibat dianiaya. “Jenazah korban telah diautopsi. Tapi hingga kini keluarga belum mendapat hasil autopsinya,” kata Tineke Rumkabu kepada Jubi, Senin (17/6/2019).

Ronaldo Yawan, kata Tineke Rumkabu, ditangkap polisi di atas kapal saat akan berangkat ke Manokwari, Papua Barat pada Kamis (13/6/2019). Korban ditangkap dan dibawa polisi kembali ke Biak karena laporan seorang warga. Ronaldo dan beberapa kawannya dilaporkan mencuri ternak babi milik pelapor.

Padahal sebelumnya, keluarga korban telah mengganti babi yang disebut dicuri korban dengan tiga ekor babi. Namun rupanya pemilik babi melaporkan Yawan dan kawan-kawannya ke polisi.  Polisi lalu mencari Yawan dan menemukan Yawan di atas kapal yang akan berlayar ke Manokwari.

Loading...
;

Menurut Tineke Rumkabu, keluarga menduga Yawan meninggal setelah dianiaya oleh polisi yang menangkapnya di atas kapal. Namun polisi menyatakan korban meninggal karena gantung diri menggunakan ikat pinggang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal menyatakan Ronaldo Yawan ditemukan meninggal dunia dalam sel tahanan Kepolisian Resor (Polres) Biak Numfor oleh petugas piket Seksi Profesi dan Pengamanan Polres Biak Numfor pada Sabtu (15/6/201).“Dari hasil olah tempat kejadian perkara, disimpulkan Ronaldo Yawan meninggal dunia karena gantung diri,” kata Kamal.

Polisi mengimbau masyarakat tidak terpengaruh dengan isu-isu yang kebenaranya belum dapat dibuktikan, terkait meninggalnya korban. Masyarakat diharapkan menahan diri dan mempercayakan sepenuhnya proses penyelidikan penyebab meninggalnya tahanan itu kepada kepolisian dan pihak terkait lainnya. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top