Para bupati dukung rencana gubernur merelokasi warga

Para bupati dukung rencana gubernur merelokasi warga

Bupati Puncak Jaya Yuni Wonda didampingi Bupati Yahukimo dan Paniai memberikan keterangan pers – Jubi/Alex

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Jayapura, Jubi –  Sejumlah 28 bupati di Papua menyatakan mendukung rencana Gubernur Papua Lukas Enembe untuk merelokasi warga yang bermukim di Pegunungan Robhong Holo atau biasa disebut Cycloop, ke daerah jalan trans Papua Jayapura-Wamena. Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda mengatakan keputusan Gubernur itu demi kebaikan masyarakat.

“Ide ini dari Gubernur, jadi kami siap saja. Jika berkaitan dengan masyarakat kita siap (membantu). Mekanismenya seperti apa, itu tergantung dari Gubernur,” kata Wonda kepada wartawan, di Jayapura, Kamis (21/3/2019).

Wonda juga mengaku siap membantu Pemerintah Provinsi Papua untuk mensosialisasikan rencana relokasi itu kepada masyarakat. “Masyarakat kami (yang berasal dari Kabupaten Puncak Jaya) banyak yang tinggal di sana, jadi kami siap membantu (menjelaskan rencana relokasi itu kepada) mereka,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Bupati Yahukimo Abock Busup. Dirinya mengaku mendukung apa yang menjadi keputusan Gubernur.”Kami pada dasarnya siap saja, apalagi jika berkaitan dengan masyarakat kita. Nanti mekanismenya seperti apa itu tergantung dari gubernur,” kata Busup.

Busup menyatakan dirinya para bupati lain di Papua juga telah sepakat membantu Bupati Jayapura menangani para korban banjir bandang yang terjadi Jayapura pada Sabtu (16/3/2019). Mereka akan memberikan bantuan dana bagi para korban bencana banjir bandang itu, sebagai bentuk rasa kemanusiaan dan kekeluargaan. Terlebih lagi, banyak di antara korban banjir bandang itu perantau yang berasal dari luar Kabupaten Jayapura.

“Bantuan yang diberikan berupa uang tunai. Untuk (teknis) pengirimannya, belum diketahui pasti apakah langsung melalui rekening Pemerintah Kabupaten Jayapura, ataukah harus melalui rekening Pemerintah Provinsi Papua dulu. (Kemungkinan melalui rekening Pemerintah Provinsi Papua dulu),  karena bencana ini berstatus bencana provinsi,” ujar Busup.

Busup mengharapkan bantuan dari setiap kabupaten di Papua itu dapat segera disalurkan. “Kami punya masyarakat ada disana, jadi kami bantu masyarakat kami. (Sudah beberapa hari sejak banjir bandang itu terjadi), Pemerintah Pusat belum ada perhatian, jadi kami membantu dulu,” sambungnya.

Saat ditanya nilai bantuan yang telah disepakati, Busup menyatakan tidak ada patokan untuk besaran nilai bantuan dari tiap-tiap pemerintah kabupaten di Papua. Menurutnya, besaran nilai bantuan itu akan bergantung kemampuan masing-masing pemerintah daerah.

“Tidak ada patokan nilai, seperti dari Kabupaten Mimika, mungkin menyumbang Rp1 miliar. Kabupaten Puncak, mungkin Rp1 miliar, sementara Kabupaten Puncak Jaya mungkin Rp250 juta. Kabupaten Yahukimo (kemungkinan) Rp200 juta. Selain itu, kami juga akan berikan bantuan makanan ke masyarakat, dan itu di luar dari sumbangan (uang tunai) yang kami berikan ke pemerintah provinsi,” kata Busup. (*)

Editor: Aryo Wisanggeni G

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)