Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bupati Jayapura: Beri dukungan, harus koordinasi dengan pemda setempat 

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat memberikan sambutan di sebuah acara, beberapa hari lalu – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Beberapa hari ini beredar surat berisi imbauan di sosial media seperti Facebook, Whatsapp, dan lainnya, yang isinya ditujukan kepada pelaku usaha dan penyedia jasa untuk menutup semua usaha, toko, kios, serta usaha-usaha lainnya selama dua hari, 3-4 September 2019.

Aksi ini sebagai bentuk dukungan dan rasa belasungkawa kepada para korban kerusuhan di Wamena. Selebaran tersebut dibuat oleh Forum Masyarakat Cinta Damai Kabupaten Jayapura.

Berkaitan dengan hal tersebut, Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, menegaskan bagi siapa saja yang hendak melakukan aksi dukungan dan solidaritas kepada saudara-saudara yang terdampak kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu, hendaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat.

Dikatakan, aksi solidaritas biasanya dalam bakti atau aksi sosial untuk meringankan beban sesama kita. Bukan aksi membuat orang yang tidak bersalah juga terlibat di dalamnya.

Loading...
;

“Masalah di tempat lain, orang lain yang tanggung akibatnya. Ini tidak dibenarkan,” tegas Bupati Jayapura melalui pesan singkatnya kepada Jubi di Sentani, Rabu (2/10/2019).

Menurut Bupati Awoitauw, izin usaha toko di Kabupaten Jayapura ada rambu-rambu dan ketentuan yang harus dipatuhi. Barang siapa melanggar ketentuan itu, tentu ada sanksinya.

“Pemkab Jayapura mempunyai kewenangan untuk mencabut izin usaha yang bersangkutan.

Apabila telah melanggar dari ketentuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Untuk Itu, dirinya juga mengimbau kepada semua masyarakat di Kabupaten Jayapura untuk tetap menjaga kerukunan, persaudaraan, dan perdamaian.

“Kalau ada sekelompok orang di Sentani yang hendak menutup toko/kios karena ada ajakan dari pihak lain, silakan sampaikan aspirasi kepada Bupati Jayapura, pemda siap memfasilitasi. Jangan terpancing dengan isu yang menyesatkan, hoax, kebencian. Kalau saudara berhasil sebagai pengusaha di Papua atau di Sentani, maka berterima-kasihlah kepada daerah ini dengan membantu menebar kasih sayang, kekeluargaan yang rukun, serta persaudaraan,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Korneles Yanuaring, mengatakan imbauan dari Forum Silaturahmi Masyarakat Cinta Damai tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya.

Dirinya juga minta agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan serta mengusut asal-usul  selebaran tersebut.

“Kebijakan Bupati Jayapura tentang zona integritas kerukunan sudah sangat jelas. Dan itu direstui oleh semua suku, ras, dan agama yang ada tinggal serta hidup di daerah ini.  Semua juga sudah bersepakat untuk menjaga perdamaian antar suku, jadi tidak usah lagi ada gerakan tambahan,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top