Bupati Jayapura: Kota Sentani akan dipindahkan ke selatan Danau Sentani

Bupati Jayapura: Kota Sentani akan dipindahkan ke selatan Danau Sentani

Kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang Sentani, 16 Maret lalu – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Setelah Robongholo ditetapkan sebagai ancaman permanen bagi kawasan Sentani dan sekitarnya, muncul wacana memindahkan Kota Sentani ke bagian selatan Danau Sentani.

“Daya tampung kawasan ini sangat terbatas. Perumahan penduduk berada pada tempat-tempat yang seharusnya tidak dijadikan sebagai tempat pemukiman. Oleh sebab itu, semua harus ditertibkan melalui sebuah keputusan untuk memindahkan kota Sentani ke bagian selatan Danau Sentani,” kata Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat ditemui Jubi di kantornya, Rabu (10/4/2019).

Bupati Awoitauw menambahkan cagar alam Robongholo dari Kampung Maribu Distrik Sentani Barat Moi hingga di kawasan Pasir Enam Distrik Ravenirara tidak boleh ada aktivitas apapun dalam kawasan tersebut.

“Semua alur sungai yang muaranya di Danau Sentani akan dinaturalisasi kembali, sudah tidak normalisasi lagi. Pemukiman yang ada di bantaran sungai harus dibersihkan dan dipindahkan. Semua izin dan tata ruang kota akan kita evaluasi kembali,” tegasnya.

Bupati Awoiataw juga mengatakan ancaman permanen ini untuk selama-lamanya, sehingga kepada masyarakat tidak dibenarkan lagi untuk melakukan aktivitas di kawasan tersebut, apalagi untuk membuka pemukiman dan menetap di kawasan cagar alam.

Dikatakan, Robongholo dan Danau Sentani adalah satu paket. Sampah-sampah sudah tidak boleh lagi dibuang sembarang dan mengarah ke Danau Sentani.

“Bencana ini sebagai isyarat bagi kita semua untuk harus pindah ke lokasi yang baru. Keputusan ini harus diambil secepat mungkin,” ungkapnya.

Terpisah, tokoh masyarakat adat yang juga sebagai Kepala Suku Kampung Bambar Distrik Waibhu, Origenes Kaway, mengatakan pemindahan warga harus dilakukan dalam dua tahap. Bagian selatan danau adalah tempat yang tepat untuk proses tersebut.

“Relokasi masyarakat lokal tetapi juga yang datang menetap ditempat ini, harus dipilah dan diatur sebaik mungkin. Pemerintah juga harus memastikan wilayah adat dan kepemilikan hak ulayat dimana tempat relokasi yang digunakan,” katanya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)