Bupati Jayapura: Semua bantuan untuk para korban bencana

Bupati Jayapura: Semua bantuan untuk para korban bencana

Pengambilan pakaian jadi di salah satu posko bencana – Jubi/Engel Wally

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Sentani, Jubi – Berbagai polemik yang muncul di tengah masyarakat terkait bantuan kemanusiaan yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura hingga saat ini terus menjadi sorotan berbagai pihak yang menganggap kurang adanya keterbukaan dari pengelolaan bantuan tersebut.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, saat dikonfirmasi di Sentani terkait hal ini, mengatakan semua bantuan yang diberikan dari sejumlah pihak, langsung disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

“Baik itu sembako, pakaian layak pakai, fasilitas rumah tangga, hingga yang dipakai untuk tidur. Tentunya melalui posko induk dan tim yang setiap saat siap untuk turun lapangan serta berdasarkan data korban yang sudah ada,” ujar Bupati Awoitauw, saat di hubungi di Sentani, Kamis (13/6/2019).

Mathius Awoitauw menjelaskan dalam proses penerimaan bantuan hingga penyalurannya, pemerintah dan tim tanggap bencana tidak bekerja sendiri. Ada BPKP, Inspektorat, dan BPBD yang selalu mendampingi dan memberikan masukan terhadap penggunaan anggaran serta fasilitas yang akan disalurkan.

“Tahapan dalam penanganan ini sangat jelas, tanggap darurat selama 14 hari, lalu dilanjutkan dengan tahap pasca bencana dan rekonsiliasi, kemudian masa transisi dan masa pemulihan. Ini tahapan yang wajib diikuti sehingga proses penanganan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Jadi, lanjut Bupati, kalau ada pihak-pihak lain yang memanfaatkan kondisi seperti ini, pihaknya menyampaikan bahwa semua tahapan sudah dipublikasikan dengan jelas melalui media cetak dan elektronik.

“Mungkin saja mereka yang tidak mengikuti informasi ini dengan baik, bisa juga datangi posko induk untuk melihat semua data penanganan yang dilakukan sejak awal bencana hingga saat ini,” katanya.

Sebagai Pimpinan Daerah, Mathius Awoitauw juga mengajak semua pihak untuk terus memberikan dukungan terhadap proses dan tahapan yang masih berjalan. Sehingga situasi dan kondisi daerah ini benar-benar kondusif dan akses pelayanan dapat berjalan dengan baik dalam proses pembangunan yang sedang dilakukan.

“Masih banyak agenda kerja yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah bahkan keikutsertaan masyarakat di daerah ini, sehingga kerja sama dan dukungan juga masih dibutuhkan untuk kebaikan kita bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jayapura, Hanna Hikoyabi, mengatakan kondisi seperti ini tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau orang perorangan. Masih banyak hal yang harus dibenahi untuk Kabupaten Jayapura ke depan yang lebih baik.

“Orang terkena bencana, kita yang lain manfaatkan situasi yang sedang terjadi. Ini hal konyol namanya. Bantuan yang diberikan dari pihak luar sudah kewajiban kita untuk menyalurkan kepada mereka yang membutuhkan. Dalam kondisi apapun, kita harus sama-sama saling melengkapi, tidak benar mencari kesalahan orang lain,” pungkasnya. (*)

Editor: Dewi Wulandari

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Populer

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)