Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bupati Jayawijaya sebut penghapusan tenaga honorer hambat pelayanan

Bupati Jayawijaya John R. Banua. -Jubi/Dok

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Jhon Richar Banua, mengatakan kebijakan penghapusan tenaga honorer dapat berdampak besar atas tersendatnya pelayanan publik, khususnya di Jayawijaya. Bupati Jhon Richard mengatakan pemerintahannya masih sangat membutuhkan tenaga honorer untuk membantu pelaksanaan kegiatan, baik di kota hingga distrik maupun di kampung-kampung terpencil.

“Misalnya tenaga honorer guru dan tenaga kesehatan sangat penting dan selama ini banyak, jadi kalau dihapus pasti berdampak besar kepada pelayanan publik,” katanya, di Wamena, Kamis (23/1/2020).

Mantan Wakil Bupati Jayawijaya dua periode itu mengaku ada penerimaan aparatur sipil negara, namun tidak semua formasi yang dibuka dapat mengisi berbagai bidang yang dibutukan, misalnya pada bidang pendidikan.

“Karena penerimaan pegawai tidak sepenuhnya untuk tenaga guru atau perawat, ini yang kami akan coba lihat baik dahulu (terkait kebijakan penghapusan honorer),” katanya.

Walau tidak menghafal secara pasti jumlah tenaga honorer yang tersebar di Kabupaten Jayawijaya, bupati memastikan tenaga-tenaga itu hampir ada di semua organisasi perangkat daerah, termasuk di RSUD, Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan.

Terkait penerimaan ASN formasi 2019 yang diwacanakan untuk dibuka 2020, Pemerintah Kabupaten Jayawijaya belum memastikan kapan dibuka penerimaan untuk pencari kerja di wilayah itu.

Loading...
;

Sebelumnya bupati mengatakan pemerintahanya tidak akan membuka formasi hingga hasil tes CPNS formasi 2018 yang dilakukan 2019 diumumkan. (*)

 

Editor: Kristianto Galuwo

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top