Previous
Next
HARI
JAM
MENIT
DETIK

MENUJU PON PAPUA 2020

Bupati Tolikara: Pekerjaan kantor jangan dibawa ke rumah

Bupati Usman G. Wanimbo (kemeja putih/tengah) bersama rombongan saat melakukan kunjungan kerja ke Kampung Dundu, Distrik Umagi, Tolikara – Jubi/Diskominfo Tolikara

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Karubaga, Jubi – Pagi itu, Bupati Tolikara, Usman G. Wanimbo, juga meminta kepada ribuan pegawainya, meski hanya dihadiri kurang dari 200-an ASN, untuk berlatih disiplin dalam pekerjaan. Salah satunya dengan menyelesaikan pekerjaan dan tanggung jawabnya di kantor.

Menurut Bupati Usman Wanimbo, masih banyak pegawainya yang membawa pekerjaan kantor untuk dikerjakan di rumah. Praktik ini dinilai buruk oleh Bupati  Wanimbo. Pasalnya, kebiasaan tersebut justru merugikan keluarga, di mana akan mengurangi waktu yang berkualitas bersama anggota keluarganya.

“Semua pekerjaan kantor harus diselesaikan di kantor. Apabila pekerjaannya tidak rampung, ditinggalkan saja di kantor. Jangan bawa kerja lagi di rumah,” kata Bupati Wanimbo, dalam apel pagi, Selasa, pekan kemarin.

“Pekerjaan di rumah adalah membangun kasih sayang dalam keluarga dengan membina dan mendidik keluarga untuk bertumbuh dengan harmonis dan sejahtera. Kepala keluarga harus mampu menciptakan keluarga yang berkualitas,” katanya.

Bupati Wanimbo mengumpamakan salah satu keluarga, misalnya ayah atau ibunya, yang berstatus pegawai negeri tetapi anak-anaknya berperilaku buruk apalagi tidak bersekolah dengan baik. Tentu kepala keluarga, ayah dan ibu telah gagal membina dan mendidik keluarga tersebut. Situasi ini tercipta dari kebisaan buruk dalam keluarga yang tidak mau berubah.

“Salah satunya pekerjaan kantor yang dikerjakan di rumah, kebiasaan pegawai ini harus diubah, karena saat ini zaman digital, era teknologi, zaman sudah maju sehingga semua pekerjaan (mestinya) bisa diselesaikan cepat dan tepat,” kata Bupati Wanimbo.

Loading...
;

Bupati Usman Wanimbo kembali menegaskan kepada para ASN di lingkungan Pemkab Tolikara harus aktif melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diembankan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD).

“Apabila ada ASN yang tidak aktif di kantor, semua hak-haknya harus ditahan sampai ASN yang bersangkuatan kembali aktif barulah haknya dibayarkan,” tegas Bupati Usman Wanimbo. (*)

Sumber: Diskominfo Tolikara

Baca artikel lainnya dari

Loading...
;

Berita terkait

Sign up for our Newsletter

Dapatkan update berita terbaru dari Tabloid Jubi.

Trending today

Ads

Terkini

Foto

Rekomendasi

Follow Us

Instagram (jubicoid)

Scroll to Top